Suara.com - Seorang lelaki memiliki pengakuan unik. Dia mengaku bisa membaca dan menulis pada usia dua tahun karena dia dilahirkan di Mars dan dilahirkan kembali di Bumi.
Boriska Kipriyanovich (21) mengklaim bahwa ia tinggal di Mars pada kehidupan sebelumnya sampai ada perang, menghapuskan semua kehidupan di planet tersebut di masa lalu. Orang tuanya mengklaim bahwa dia telah berbicara tentang peradaban alien sejak dia masih muda meskipun mereka tidak pernah mengajarinya tentang masalah ini.
Kipriyanovich mengklaim bahwa dia telah mengunjungi Bumi saat bekerja sebagai pilot di Mars dan mereka memiliki hubungan dekat dengan orang Mesir kuno. Sebenarnya, dia telah membuat prediksi bahwa kehidupan di Bumi akan berubah secara signifikan ketika Sphinx Agung Giza 'tidak terkunci'.
Dia sekarang tinggal di Volgograd, Rusia, setelah 'dilahirkan kembali' di Bumi. Klaimnya pertama kali yang tidak berdasar dan tidak terbukti beberapa tahun yang lalu.
Namun, dia terus menyampaikan hal-hal mistis ke orang-orang dan menimbulkan rasa ingin tahu yang besar di antara teori konspirasi dan pemburu UFO. Memberikan wawasan tentang kehidupan di Mars dia mengatakan bahwa orang-orang dari Mars berhenti menua pada usia 35 tahun dan abadi.
Berbicara tentang perang nuklir Mars yang besar dia berkata dirinya tidak takut mati, karena merasa hidupnya abadi.
"Ada malapetaka di Mars tempat saya tinggal. Orang seperti kita masih tinggal di sana. Ada perang nuklir di antara mereka. Semuanya terbakar habis. Hanya beberapa dari mereka bertahan. Mereka membangun tempat penampungan dan menciptakan senjata baru," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa mereka tumbuh setinggi sekitar 7 kaki, dapat menghirup karbon dioksida dan masih tinggal di Mars namun sekarang berada di bawah tanah.
Kipriyanovich juga melaporkan bahwa Mars maju secara teknologi agar bisa melakukan perjalanan antar bintang. Ibunya percaya bahwa dia tahu putranya istimewa dari usia hanya beberapa minggu dia bisa menahan kepalanya sendiri tanpa bantuan.
Baca Juga: Elon Musk Beberkan soal Kota Mars yang Dibangunnya
Sang ibunda mengklaim bahwa putranya bisa membaca berita utama surat kabar pada usia satu tahun, bisa menggambar saat dua tahun dan usia dua setengah tahun dia bisa melukis.
"Tidak ada yang pernah mengajarinya. Terkadang dia duduk dalam posisi teratai dan mulai memberi tahu kami fakta terperinci tentang Mars, sistem planet dan peradaban lainnya, yang benar-benar membingungkannya," ujarnya. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris