Suara.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), membuka lowongan pekerjaan sebagai staf Pelindung Planet pada bulan Juli 2017.
Lowongan tersebut membuat banyak pencari kerja kepincut. Betapa tidak, NASA menyediakan besaran gaji hingga Rp2,5 miliar per tahun.
Ternyata, tidak hanya orang dewasa yang menyatakan berminat pada pekerjaan tersebut. Seorang bocah berusia sembilan tahun yang masih duduk di tingkat empat sekolah dasar juga ikut melamar.
Bocah tersebut, seperti dilansir dari laman www.nasa.gov, Sabtu (5/8/2017), bernama Jack Davis. Ia mengirim surat lamaran bertulis tangan kepada NASA agar bisa menjadi staf Penjaga Planet.
Berikut surat bocah tersebut:
Yang terhomat NASA,
Namaku Jack Davis, dan aku ingin melamar pekerjaan sebagai petugas Penjaga Planet. Aku baru berusia 9 tahun. Tapi kupikir, aku akan cocok untuk pekerjaan itu. Satu alasannya adalah, kakak perempuanku mengatakan aku seperti alien.
Aku juga sudah menonton hampir seluruh film mengenai angkasa dan alien. Aku juga sudah pernah menonton pertunjukan "Marvel Agents of Shield" dan berharap bisa menonton film "Men In Black".
Aku juga mahir bermain video game. Aku masih muda, jadi aku bisa belajar berpikir seperti alien.
Baca Juga: Dua Warga Tewas, 10 Negara Eropa Siaga Hadapi Gelombang Dajal
Hormatku,
Jack Davis
Sang Penjaga Galaksi
Surat yang penuh kejujuran khas kanak-kanak tersebut, ternyata mendapat tanggapan Direktur Divisi Sains Planet NASA, Dr James L Green.
Green lantas membalas surat lamaran Jack seperti ini:
![]()
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!