Suara.com - Facebook rupanya telah mulai memberikan informasi kepada para pengguna yang data-datanya dirampas oleh perusahaan analisis politik Cambridge Analytica.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, data milik sekitar 87 juta pengguna Facebook dunia telah diambil secara ilegal oleh Cambridge Analytica. Termasuk di dalamnya, adalah data milik 1.096.666 pengguna di Indonesia.
Pemerintah Indonesia sendiri pada pekan lalu telah memanggil Facebook terkait skandal ini. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, setelah bertemu perwakilan Facebook Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan media sosial itu akan memberitahukan para penggunanya di Indonesia yang menjadi korban kebocoran data itu.
Tetapi sebelum data-data itu diumumkan oleh Facebook, para pengguna kini bisa mengecek sendiri apakah data mereka termasuk yang dirampas oleh Cambridge Analytica.
Caranya mudah. Pengguna bisa masuk ke salah satu laman Help Center Facebook, yang bertajuk How can I tell if my info was shared with Cambridge Analytica? (Bagaimana saya bisa tahu bahwa informasi saya tak dibagikan kepada Cambridge Analytica?)
Memang, sebagian besar pengguna akan mendapat jawaban bahwa "baik kalian atau teman-teman kalian tidak pernah masuk ke 'This Is Your Digital Life'"
Nama yang disebut terakhir di atas adalah kuis kepribadian yang digunakan Cambridge Analytica untuk mengumpulkan dan merampas data pengguna.
Tetapi bisa dipastikan ada lebih dari sejuta pengguna di Indonesia akan menerima jawaban lain, bahwa mereka atau teman-teman mereka pernah masuk ke kuis tersebut.
Itu berarti data-data pribadi mereka, seperti nama, ulang tahun, kota tempat mereka tinggal, laman-laman yang mereka sukai sudah diketahui dan disimpan oleh Cambridge Analytica. (The Guardian)
Berita Terkait
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan
-
Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya