Suara.com - Perawatan medis bukanlah hal yang baru, namun itu ternyata lebih tua dari yang diperkirakan. Orang zaman dulu mencoba segala cara termasuk perawatan medis ekstrem untuk menyembuhkan orang pada saat itu.
Orang Mesir Kuno misalnya, mereka mempraktikkan metode aneh untuk menurunkan berat badan atau mengobati penyakit. Dilansir dari Listverse, berikut deretan perawatan medis ekstrem di zaman dulu:
1. Merkuri untuk Mengobati Sifilis
Hampir semua orang di dunia tahu bahwa merkuri sangat beracun dan tidak boleh dicerna. Sifilis merupakan penyakit menular seksual yang dapat membunuh seseorang jika tidak ditangani dengan benar.
BACA JUGA: Robot Berbahaya Bagi Anak-Anak, Penelitian Ini Membuktikannya
Dalam pengobatan modern, kita sudah menggunakan penisilin. Namun ketika kita kembali di tahun 1300-an, merkuri menjadi obat wajib untuk menangani sifilis atau raja singa.
Merkuri akan dipanaskan kemudian digosokkan di kulit dan diambil secara langsung. Pengobatan itu populer sampai pertengahan abad ke-20.
BACA JUGA: Kadar Karbon Atmosfer Meningkat Tajam
Tak bisa dibayangkan bagaimana rasa sakit yang ditimbulkan. Itu seperti memotong kepala untuk menyembuhkan sakit kepala.
Berita Terkait
-
Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat
-
Capek, Serba Salah, Kurang Tidur: Realita Dokter Muda di Resident Playbook
-
Tren Pewarnaan Rambut Kini Lebih Personal, Teknik dan Analisa Jadi Prioritas
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Aturan Baru Medsos Pakai Nomor HP Dinilai Bisa Tekan Hoaks dan Akun Anonim
-
Terpopuler: Laptop Alternatif Macbook Neo, Samsung Kembangkan HP Layar Gulung Futuristik
-
Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari
-
Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?
-
Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi
-
Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih
-
Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar
-
Garangnya Spesifikasi Realme 16T: Baterai Jumbo 8.000 mAh, Kameranya Sony IMX852 50 MP!
-
7 Laptop Terbaik Pesaing MacBook Neo 2026: Prosesor Kencang, RAM 16 GB