Suara.com - Gionee, salah satu produsen ponsel asal Cina, dikabarkan akan bangkrut karena gagal membayar para pemasok komponen dan karena bosnya, Liu Lirong, baru saja kehilangan 10 miliar yuan atau sekitar Rp 20 triliun di meja judi.
Seperti diwartakan South China Morning Post (SCMP), Liu sudah mengaku menggunakan uang perusahaan untuk berjudi di Saipan, tetapi ia membantah telah kalah sebanyak 10 miliar yuan.
"Saya memang berjudi di Saipan, tetapi bagaimana saya bisa kehilangan 10 miliar yuan? Jika benar, tentu harga saham Imperial Pasifik (pemilik kasino) naik," kilah dia.
Ketika ditanya, berapa besar kekalahannya di meja judi, ia menjawab, "sedikit di atas 1 miliar yuan."
Liu juga mengakui bahwa utang Gionee sekitar 17 miliar yuan. Sekitar 10 miliar yuan adalah utang pada bank, 5 miliar yuan pada pemasok komponen, dan 2 miliar yuan pada agensi iklan.
Dalam wawancara dengan Securities Times, ia mengaku mungkin khilaf menggunakan uang perusahaan karena mengira uang-uang itu milik pribadinya.
Gionee sendiri bukan sembarang merek. Tahun lalu ia menjadi produsen terbesar keenam di Cina, satu tempat di bawah Apple. Di India, merek Gionee pada kuartal pertama 2017 lalu sempat menguasai 46 persen pangsa pasar ponsel pintar.
Tetapi dalam setahun terakhir kinerja Gionee mengalami penurunan tajam. Para pemasok komponen yang belum dibayar telah berhenti menyediakan pesanan komponen Gionee.
Berita Terkait
-
Polymarket Diblokir: Saat "Gercep" Komdigi Hanya Berlaku Jika Mengusik Penguasa?
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Puan: Ini Bisa Melahirkan Generasi Bermental Rapuh
-
Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya