Suara.com - Pemilik pesawat tanpa awak atau drone kali ini harus bersiap karena mulai 23 Februari 2019 nanti perangkat yang biasanya disertai kamera ini harus memiliki nomor ID di bagian luar.
Aturan FAA baru ini mengharuskan semua drone ini registrasi agar penegak hukum dapat dengan mudah menemukan pemiliknya.
Dalam dokumen yang diterbitkan di Federal Register, FAA mengatakan langkah tersebut sebagai respon terhadap kasus terorisme, khususnya risiko perangkat peledak yang tersembunyi.
Dikutip dari laman The Verge, saat ini undang-undang Amerika Serikat mengharuskan pemilik Drone mendaftarkan perangkatnya untuk mendapatkan ID.
Kali ini FAA tidak akan membiarkan ID tersebut diletakan di tempat tersembunyi seperti di dalam perangkat kompartmen baterai drone.
Terkait kebijakan drone, FAA masih melonggarkan peraturan mengenai menerbangkan drone di malam hari dan di antara kerumunan orang.
Namun agensi tidak akan melakukan hal tersebut untuk melacak dan mengidentifikasi drone secara jarak jauh. Tetapi tetap saja tentu ada batasan hukum yang harus dipenuhi pemilik drone seperti mendapatkan izin sebelum menerbangkannya.
Pasalnya, beberapa kali pemilik drone tertangkap menyalahi aturan karena menerbangkan drone tanpa izin atau di tempat terlarang.
Seperti khasus yang belum lama ini terjadi, seorang turis asal Prancis ditangkap karena menerbangkan pesawat tanpa awak atau drone di dekat parlemen Myanmar di ibukota Naypyitaw.
Baca Juga: Turis Prancis Ditangkap Usai Terbangkan Drone di Area Terlarang Myanmar
Turis yang diketahui bernama Arthur Desclaux sendiri didakwa berdasarkan bagian 8 dari hukum ekspor dan impor akibat aksinya menerbangkan drone tanpa izin di area terlarang di Myanmar.(HiTekno.com)
Berita Terkait
-
Inflasi April 2026 Turun ke 0,13 Persen, Dipicu Tiket Pesawat dan Harga Bensin
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Akademisi Sorot Rencana Akses Pesawat Asing: Negara Harus Pegang Teguh Politik Bebas Aktif
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis
-
5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
-
Bank of America Sarankan Harga GTA 6 Agar Lebih Mahal, Apa Alasannya?
-
Lolos Sertifikasi FCC dan Postel Komdigi, Xiaomi Siapkan 2 Tablet Murah Terbaru