Suara.com - Dead or Alive 6 merupakan game bergenre fighting yang dikembangkan Team Ninja dan diterbitkan Koei Tecmo dalam seri Dead or Alive sebagai sekuel dari Dead or Alive 5. Baru akan dirilis pada 1 Maret mendatang, game ini tampaknya akan mendapatkan sensor kekerasan.
Dilansir dari eventhubs.com, Koei Tecmo rupanya memasang sensor pada aksi kekerasan untuk beberapa karakter perempuan, di antaranya adalah Marie Rose, Honoka, dan NiCo.
Cara kerja sensor kekerasan ini terbilang unik. Ketika karakter perempuan tersebut terkena Break Blow, maka kamera akan menyorot sudut lain. Hal tersebut dimaksudkan karena karakter perempuan itu dikategorikan sebagai anak muda.
Berbeda dengan karakter dewasa dalam Dead or Alive 6, saat terkena Break Blow maka kamera akan tetap melakukan zoom pada area yang terkena serangan fatal.
Sensor kekerasan dalam game fighting ini ditemukan dari penelusuran video gameplay Dead or Alive 6 yang dirilis Famitsu. Meski begitu, pihak Koei Tecmo sendiri belum mengeluarkan tanggapan mengenai adanya sensor kekerasan pada karakter perempuan muda dalam game Dead or Alive 6.
Game ini disebutkan juga memiliki fitur baru seperti mode gerak lambat dan kerusakan yang terlihat pada karakter selama pertarungan. Tak hanya itu, Dead or Alive 6 juga memboyong kembali beberapa efek yang ditemukan dalam Dead or Alive 5.
Game Dead or Alive 6 sendiri dapat dimainkan melalui platform arcade, Microsoft Windows, PlayStation 4, dan Xbox One.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi