Tekno / Internet
Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:54 WIB
Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude. (Twitter/@gizayeolsung)

"Kalau gengsi enggak dapat nasi. Aku ini memang dari dulu suka mandiri. Teman-teman kampus juga tak pernah mem-bully, enjoy aja," ucapnya yang pernah juga jadi pelayan rumah makan saat semester dua.

Kumpulkan Data Skripsi dari Komunitas Ojol

Selama dua tahun lebih sebagai driver ojol, Lele merasakan manfaat yang besar dari pertemanan dengan sesama rekan driver. Selain jadi hafal tiap jalan di Kota Semarang, dia merasa mendapat keluarga baru dalam komunitasnya.

Leony Sondang Suryani, gadis 22 tahun yang juga berprofesi sebagai driver ojek online (ojol), baru saja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) dengan predikat cum laude. [Suara.com/Adam Iyasa]

"Mereka solid, kekeluargaan, aku jadi punya keluarga baru di Semarang," katanya.

Lele merasakan rasa kekeluargaan itu, terutama saat skripsinya yang mengangkat isu perkawinan usia muda dibawah 16 tahun pada anak-anak di Semarang, sudah mentok sangat susah untuk mencari sumber data utama para pelaku perkawinan usia muda anak-anak.

Tak disangka, rekan driver mau ikut membantu dalam mencari para pelaku perkawinan usia muda anak-anak. Lewat jejaring sesama driver dia dengan mudah akhirnya mendapat sumber data itu.

"Aku benar-benar dibantu mereka, langsung mendapat data skripsi. Ada yang ternyata tetangga dia di Mijen, di Gunungpati atau daerah lainnya," jelasnya.

Berkat bantuan sesama rekan driver, dia berhasil merampungkan kuliahnya. Bahkan masuk menjadi lulusan cum laude dengan raihan IPK 3,67.

Ditolak Penumpang

Baca Juga: Profesinya Diremehkan, Sejumlah Ojol Ini Pamer Penghasilan Fantastis

Banyak kejadian unik yang Leony rasakan saat mengaspal, mulai dari tatapan kikuk para konsumen hingga sang penumpang yang kasihan meminta Leony malah yang dibonceng.

Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude. (Twitter/@gizayeolsung)

"Ada juga pria yang cancel order setelah liat saya cewek, mungkin karena prinsip aja sih. Terus ada juga bapak-bapak yang kasihan lihat saya malah meminta dia yang di depan," katanya.

Prestasi lainnya, Leony mampu meraih juara dalam ajang debat mahasiswa Hukum. Tergabung dalam UKM Kelompok Riset dan Debat (KRD) FH Undip, dia mengharumkan nama Undip dengan meraih juara 2 Kontes Debat Regional tahun 2018 dan juara 1 Kontes Debat Tingkat Nasional tahun 2018.

Usai lulus kuliah, Leony mengaku tetap akan terus menjadi driver ojek online. Namun dia saat ini tengah mengincar beasiswa S2.

"Selama bisa atur waktu akan tetap narik, tapi ini aku lagi cari program beasiswa untuk magister S2," ucap anak sulung dari dua bersaudara.

Soal pendapatan sebagai driver ojol, dia tidak mematok tinggi-tinggi target hariannya. Hanya berkisar seratus ribuan saja, atau jangan sampai kurang dari Rp 50.000.

Load More