"Kalau gengsi enggak dapat nasi. Aku ini memang dari dulu suka mandiri. Teman-teman kampus juga tak pernah mem-bully, enjoy aja," ucapnya yang pernah juga jadi pelayan rumah makan saat semester dua.
Kumpulkan Data Skripsi dari Komunitas Ojol
Selama dua tahun lebih sebagai driver ojol, Lele merasakan manfaat yang besar dari pertemanan dengan sesama rekan driver. Selain jadi hafal tiap jalan di Kota Semarang, dia merasa mendapat keluarga baru dalam komunitasnya.
"Mereka solid, kekeluargaan, aku jadi punya keluarga baru di Semarang," katanya.
Lele merasakan rasa kekeluargaan itu, terutama saat skripsinya yang mengangkat isu perkawinan usia muda dibawah 16 tahun pada anak-anak di Semarang, sudah mentok sangat susah untuk mencari sumber data utama para pelaku perkawinan usia muda anak-anak.
Tak disangka, rekan driver mau ikut membantu dalam mencari para pelaku perkawinan usia muda anak-anak. Lewat jejaring sesama driver dia dengan mudah akhirnya mendapat sumber data itu.
"Aku benar-benar dibantu mereka, langsung mendapat data skripsi. Ada yang ternyata tetangga dia di Mijen, di Gunungpati atau daerah lainnya," jelasnya.
Berkat bantuan sesama rekan driver, dia berhasil merampungkan kuliahnya. Bahkan masuk menjadi lulusan cum laude dengan raihan IPK 3,67.
Ditolak Penumpang
Baca Juga: Profesinya Diremehkan, Sejumlah Ojol Ini Pamer Penghasilan Fantastis
Banyak kejadian unik yang Leony rasakan saat mengaspal, mulai dari tatapan kikuk para konsumen hingga sang penumpang yang kasihan meminta Leony malah yang dibonceng.
"Ada juga pria yang cancel order setelah liat saya cewek, mungkin karena prinsip aja sih. Terus ada juga bapak-bapak yang kasihan lihat saya malah meminta dia yang di depan," katanya.
Prestasi lainnya, Leony mampu meraih juara dalam ajang debat mahasiswa Hukum. Tergabung dalam UKM Kelompok Riset dan Debat (KRD) FH Undip, dia mengharumkan nama Undip dengan meraih juara 2 Kontes Debat Regional tahun 2018 dan juara 1 Kontes Debat Tingkat Nasional tahun 2018.
Usai lulus kuliah, Leony mengaku tetap akan terus menjadi driver ojek online. Namun dia saat ini tengah mengincar beasiswa S2.
"Selama bisa atur waktu akan tetap narik, tapi ini aku lagi cari program beasiswa untuk magister S2," ucap anak sulung dari dua bersaudara.
Soal pendapatan sebagai driver ojol, dia tidak mematok tinggi-tinggi target hariannya. Hanya berkisar seratus ribuan saja, atau jangan sampai kurang dari Rp 50.000.
"Kalau awal pertama ingat dapat Rp 40.000, saat ini aku batasin minimal Rp 50.000 sudah cukup, tapi kadang malah seratus ribuan juga," tutup dia.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Kisah Zikra Annisa Raih Beasiswa Penuh Hingga Lulus Cum Laude, Komitmen STIE IGI Wujudkan Cita-Cita
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat
-
9 Rekomendasi Sunscreen Cegah Flek Hitam untuk Pria
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!
-
Bikin Murka Publik! Tampang Ajudan Gubernur Maluku Serka La Rahimu yang Hina Monyet ke Mahasiswa
-
Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya
-
Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen
-
Ulasan Moon in the Day: Kisah Dendam yang Mengikat Kehidupan Lintas Zaman
-
HP Sering Panas? Ketahui Pemicu dan Cara Mengatasinya!
-
Modus Angkat Timses Jadi Honorer Disorot, DPR Dukung Kemendagri Stop Rekrutmen Staf Pemda