Tekno / Internet
Kamis, 08 Agustus 2019 | 19:54 WIB
Jadi Driver Ojol, Mahasiswi Ini Berhasil Sarjana dengan Predikat Cumlaude. (Twitter/@gizayeolsung)

Suara.com - "Kalau gengsi enggak bakal dapat nasi," kalimat itu meluncur dari mulut Leony Sondang Suryani, gadis 22 tahun yang baru saja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), saat Suara.com menemuinya di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/8/2019).

Lele, begitu dia akrab disapa, mendadak beken di seantero Nusantara setelah foto wisudanya, yang mengenakan jaket ojek online pada Rabu (7/8/2019) menjadi perbincangan hangat warganet.

"Enggak nyangka bakal viral. Tahu-tahu semalam jam 9, lagi tiduran dikabari teman, ngasih kabar fotoku viral," kata gadis kelahiran Bogor, 20 Agustus 1997 itu dalam perbincangan di kantin Fakultas Hukum Undip.

Wisuda: Toga dan Jaket Ojol

Foto Lele menyebar cepat di internet setelah diunggah di Twitter oleh pemilik akun @gizayeolsung. Mahasiswi angkatan 2015 itu disebut lulus cum laude dari jurusan Hukum dan Masyarakat hanya dalam waktu 3 tahun 9 bulan.

Leony Sondang Suryani, gadis 22 tahun yang juga berprofesi sebagai driver ojek online (ojol), baru saja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) dengan predikat cum laude. [Suara.com/Adam Iyasa]

Dalam foto itu Lele terlihat tersenyum mengenakan toga wisuda, dibalut jaket seragam Gojek berwarna hijau.

Dia juga dengan bangga mengenakan toga wisuda disertai seragam kebesarannya saat mengais rejeki, khas warna hijau driver ojek online. Seragam itu menjadi saksi dia berjuang menyelesaikan kuliah di Undip.

Lele mengakui berkuliah sembari menjadi pengemudi ojek online tidaklah mudah.

"Ya pandai mengatur waktu saja, kalau ada kuliah siang aku narik pagi, dan sebaliknya. Kalau malam aku batasi sampai jam 9 saja," beber Lele.

Baca Juga: Profesinya Diremehkan, Sejumlah Ojol Ini Pamer Penghasilan Fantastis

Jadi Driver Ojol Sejak Semester 5

Ia mengaku mulai bekerja sebagai driver ojol saat dia menginjak semester lima, tepatnya di Oktober 2017. Ia memberanikan diri mendaftar sebagai driver di Gojek. Tak ada syarat khusus, hanya menambah surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) karena dari berasal dari luar Kota Semarang.

Leony Sondang Suryani, gadis 22 tahun yang juga berprofesi sebagai driver ojek online (ojol), baru saja lulus dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) dengan predikat cum laude. [Suara.com/Adam Iyasa]

"Orang tua tau juga, sempat ragu karena risiko tinggi ada di jalanan tapi setelah saya jelaskan akhirnya orang tua memahami," katanya.

Profesi driver ojol dia jalani juga untuk mengisi waktu luang karena sudah sedikit mata kuliah yang dia tempuh. Apalagi saat itu dia juga tengah mempersiapkan materi ajang lomba debat antar mahasiswa hukum tingkat regional dan nasional.

"Kan ada waktu kosong usai latihan, dari pada gabut mau apa? Ya mending daftar Gojek. Aku juga enggak mau nyusahin orang tua juga, apalagi untuk minta uang jajan ya enggak enak," ujarnya.

Dia juga tak merasa canggung atau gengsi. Apalagi dia menjadi perempuan satu-satunya, bergaul dengan banyak driver ojol yang ada dalam komunitasnya Ojol Gojek Tembalang.

Load More