Suara.com - Google merancang mode fokus baru untuk memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan aplikasi tertentu untuk meningkatkan konsentrasi. Jika pengguna sedang ingin melakukan suatu hal tanpa diganggu, pengguna dapat menggunakan mode fokus.
Untuk dapat menggunakannya, pengguna harus menjadi bagian dari program beta Digital Wellbeing. Ini sementara waktu dapat menghentikan aplikasi yang paling mengganggu pengguna, seperti media sosial dan aplikasi perpesanan seperti WhatsApp dan Facebook.
Dengan mode fokus, pengguna dapat membungkam aplikasi tersebut. Fitur ini sedikit berbeda dengan Do Not Disturb, yang membungkam seluruh ponsel.
Pengguna juga dapat mengatur jadwal yang secara otomatis akan mengaktifkan mode fokus pada waktu-waktu tertentu dalam sehari. Pengguna juga dapat memilih untuk 'istirahat' dari mode fokus dan mengaktifkan kembali pemberitahuan ponsel selama 5, 10, atau 30 menit.
Dilansir dari Android Pit, untuk menggunakannya buka Settings > Digital Wellbeing & parental controls. Temukan Focus Mode di bawah opsi Ways To Disconnect, kemudian pilih aplikasi yang ingin pengguna hindari. Ketuk Turn on now untuk mengaktifkannya.
Setelah mode fokus diaktifkan, pengguna dapat memilih dua opsi untuk mematikannya. Opsi 'matikan sekarang' akan sepenuhnya menonaktifkan mode fokus dan kembali ke pengaturan pemberitahuan default.
Sementara opsi 'istirahat' memungkinkan pengguna memilih periode waktu untuk membuka kembali pemberitahuan dalam beberapa menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi