Suara.com - Himbauan untuk beraktivitas di rumah demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) masih diabaikan oleh sebagian masyarakat Indonesia di berbagai daerah. Bahkan, para polisi harus turun tangan untuk membubarkan warga yang masih asyik nongkrong di tempat makan atau membuat kerumunan.
Walau begitu, beberapa warga masih sulit dan ngeyel saat dibubarkan. Namun belakangan, beredar sebuah video di media sosial Twitter yang merekam seorang polwan tengah membubarkan warga dengan cara yang cukup efektif.
Dibagikan oleh akun Twitter @Chisca80029762 pada 24 Maret, pemilik akun mengunggah video berdurasi 30 detik yang merekam seorang polwan tengah berdiri di sebelah mobil polisi dengan mikrofon di tangannya.
Dalam video tersebut, polwan itu memberi tahu warga bagaimana jika terinfeksi virus Corona dan meninggal dunia. Ia menyebut bahwa prosesi pemakaman tidak bisa dilakukan layaknya seperti jenazah pada umumnya.
"Kalau positif kena Corona ini rek, kalau meninggal nggak ditungguin keluarga lho ya. Kalau meninggal itu dibungkus plastik, nggak boleh dimandikan, hanya ditayamumi saja. Dibungkus plastik, nggak diantarkan keluarga yo rek. Yang menguburkan hanya tenaga medis. Aduh... nggak punya takut, ya ampun... ayo rek, cepet pulang rek," ucap polwan tersebut dalam logat bahasa jawa yang kental. Menurut keterangan dalam video, kejadian ini terjadi di Jawa Timur.
Dalam video itu juga terekam, selama polwan tersebut berbicara, beberapa warga yang masih berkumpul perlahan pergi dengan motornya masing-masing.
"Cara polwan ini cukup efektif membubarkan kerumunan warga yang lagi di warung, cukup dengan pendekatan agama semua pada takut. Bravo polwan," tulis pemilik akun @Chisca80029762 dalam kolom keterangan.
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 130 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 4.200 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Dihimbau pakai undang-undang, pakai penjara, pakai denda, nggak ngurus. Diinfo mengenai mati nggak dianter, langsung bubar," tulis akun @hericz.
Baca Juga: Kamera Huawei P40 Pro Sanggup 50x Zoom ?
"Bu polwan terlalu sabar. Nggak ada adegan marah-marah. Arek arek iki ancen nduablek kok," komentar @Aamiichaaan.
"Actually that was right.. barusan kenalan mengalami hal yang sama. Walaupun masih suspect, dan belum keluar hasil labnya, tapi pemakamannya dilakukan seperti itu. Dibungkus plastik, petinya dilem, nggak ada keluarga yang deket-deket pas acara di kuburan," ungkap @cadd_pinterest.
"Haha betul ampuh banget. Gue ngingetin orang tua jangan keluar rumah tapi masih aja pergi ke pasar. Pas dikasih tau begini baru diem di rumah," tambah @nblhslsbl.
"Mendengar logat Jawa Timuran tapi nggak misuh-misuh dan nggak dibumbuin kata "jnck" kok kayak kurang greget gitu lhooo hahaha. Tapi makasih bapak ibu polisi, jaga kesehatan," cuit @annisawidi.
Berita Terkait
-
Pesta Ulang Tahunnya Dibatalkan, Kakek Ini Dapat Kejutan Manis
-
Pangeran Charles Positif Corona, Orang Rimba Lakukan Social Distancing
-
Merasa Kebal, Seorang Tamu di Pesta Virus Corona Justru Positif Terinfeksi
-
Social Distancing, Kakek Ini Lihat Cucunya Pertama Kali Lewat Jendela Rumah
-
WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing, Apa Alasannya?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?