Peradangan multi-sistem ini dikenal sebagai sepsis.
Dr Mairri Noverr di Universitas Tulane berpendapat bahwa vaksin MMR atau tuberkulosis dapat memerangi sepsis.
"Kami telah melihat vaksin ini menyebabkan respons kekebalan yang mengendalikan peradangan," katanya dilansir Dailymail, Rabu (10/6/2020).
Vaksin hidup yang dilemahkan memiliki semua manfaat yang tidak spesifik ini, dan, sementara ini tidak akan menjadi respon kekebalan terhadap virus SARS-CoV-2, itu dapat mengurangi peradangan yang secara langsung terkait dengan kematian Covid-19.
Dia melihat fenomena ini bekerja pada tikus. Ketika dia menyebabkan sepsis pada tikus, mereka semua meninggal dalam 48 jam.
Tetapi ketika dia dan timnya menginokulasi tikus dengan vaksin MMR, kemudian diinduksi sepsis, mereka tidak tersentuh oleh penyakit yang sebenarnya merupakan bencana besar.
Dalam berbagai penelitian tentang pasien virus corona, di mana saja dari 50 persen hingga 100 pasien yang sakit kritis telah mengalami sepsis, dan itu umumnya merupakan penyebab kematian.
Jadi Dr Noverr dan timnya berspekulasi bahwa jika itu tidak secara langsung mencegah infeksi virus corona, vaksin MMR atau tuberkulosis mungkin menawarkan beberapa kemiripan perlindungan yang mereka berikan pada tikus terhadap sepsis pada manusia.
Dia melamar Fast Grants, proyek yang didanai Silicon Valley dan George Mason University yang menyetujui aplikasi untuk pendanaan dalam waktu 48 jam.
Baca Juga: Sempat Ditunda, Catat Tanggal Peluncuran PlayStation 5!
Vaksin MMR dan tuberkulosis harus diuji pada hewan dengan virus corona, tetapi para peneliti mendorong uji coba ini dengan harapan, mereka akhirnya dapat digunakan seperti 'penguat kekebalan' untuk pekerja garis depan saat mereka terus memerangi pandemi.
Tag
Berita Terkait
-
Ilmuwan Kembangkan Vaksin Campak untuk Lawan Virus Corona Covid-19
-
Vaksinasi Campak Tertunda Akibat Virus Corona, Akankah Jadi Wabah Baru?
-
117 Juta Anak Berisiko Terlambat Imunisasi Vaksin Campak Akibat Covid-19
-
Kasus Campak Meningkat, Perdana Menteri Inggris Keluarkan Imbauan Serius
-
Wabah Campak di AS Semakin Parah, Korban Terinfeksi Nyaris 1.000 Orang
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
5 HP Tahan Banting dengan Layar Gorilla Glass Victus, Mulai dari Rp3 Jutaan
-
26 Kode Redeem FC Mobile, Cek Bug Event Songkran dan Klaim 500 Permata Gratis
-
4 HP Fast Charging 100W Terbaik Mulai Harga Rp3 Jutaan
-
41 Kode Redeem FF 2 April 2026, Waspada April Mop dari Garena
-
6 HP RAM 12 GB Paling Murah untuk Multitasking Lancar Gaming Mulus
-
Budget Rp2 Jutaan Mending Beli HP Apa? Ini 5 Pilihan Paling Gacor dan Awet
-
RRQ dan ONIC Terpilih Masuk Jajaran 40 Klub Esports Elit Dunia, Terima Suntikan Dana Segar
-
Fujifilm Rilis instax WIDE 400 JET BLACK untuk Pecinta Fotografi Analog
-
Poco X8 Pro Series Meluncur di Indonesia, Siap Jadi Senjata Gamer Naik Kelas
-
BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat