Suara.com - Sebuah tes antibodi virus corona (Covid-19), yang didukung oleh pemerintah Inggris diklaim 98,6 persen akurat, dalam uji coba manusia secara rahasia yang diadakan bulan lalu, dikutip Bloomberg dari Telegraph, Minggu (19/7/2020).
Tes sidik jari dapat mengetahui dalam waktu 20 menit apakah seseorang telah terpapar virus. Ini dikembangkan oleh Universitas Oxford bersama-sama dengan perusahaan diagnostik pemerintah Inggris, kemitraan yang dibentuk oleh pemerintah setelah pengiriman tes sidik jari buatan China terbukti tidak berguna.
Ribuan prototipe telah diproduksi di Inggris sebelum persetujuan peraturan, yang diharapkan dalam beberapa minggu mendatang. Pemerintah membuat rencana untuk mendistribusikan tes kepada para profesional layanan kesehatan terlebih dahulu sebelum membuatnya tersedia bagi orang untuk digunakan di rumah.
Tes yang disetujui oleh pemerintah Inggris saat ini melibatkan pengiriman sampel darah ke laboratorium untuk dianalisis, suatu proses yang dapat memakan waktu berhari-hari.
Ini muncul ketika para ilmuwan di King's College London mengidentifikasi enam jenis virus corona (Covid-19), menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan yang mengungkapkan kumpulan gejala. Temuan ini cenderung membantu dokter menemukan pasien dengan risiko tertinggi.
Berita Terkait
-
Keren, Hasil Tes Antibodi Covid-19 Sidik Jari Hanya 20 Menit
-
Kabar Baik, Uji Coba Vaksin Virus Corona Picu Respons Antibodi
-
Waduh, Antibodi untuk Covid-19 Disebut Bisa Berefek Merusak pada Tubuh
-
Rusia Rampungkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Pada Manusia
-
Bulan November, Thailand Uji Coba Kandidat Vaksin Covid-19 pada Manusia
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Di Tengah Dolar AS Menguat, Retail Ini Punya Cara Bikin Harga Gadget Tetap Terjangkau
-
VistaTab 30 GT & 30 Pro, Tablet Praktis untuk Hiburan hingga Produktivitas Anak Muda
-
Aturan Baru Medsos Pakai Nomor HP Dinilai Bisa Tekan Hoaks dan Akun Anonim
-
Terpopuler: Laptop Alternatif Macbook Neo, Samsung Kembangkan HP Layar Gulung Futuristik
-
Realme Watch S5 Hadir dengan Layar AMOLED Mewah, Baterai Tahan 20 Hari
-
Redmi Note 17 Series Muncul di Database IMEI, Versi Tertinggi Bawa Baterai 10.000 mAh?
-
Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi
-
Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih
-
Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro
-
MacBook Pro Layar OLED Segera Masuk Produksi Massal, Pakai Chip Apple Anyar