Suara.com - Organisasi sertifikasi teknologi WiFi, Wi-Fi Alliance, dilaporkan telah mengantongi sertifikasi ponsel Samsung yang diperkirakan merupakan ponsel layar lipat versi "lite."
Sebagaimana melansir Antara dikutip dari GSM Arena, Minggu (23/8/2020), ponsel tersebut memiliki nomor model SM-F415F/DS.
"F" pertama berarti dapat dilipat, seperti pada Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki nomor model F900 dan Galaxy Z Flip yang memiliki nomor model F700. Sementara, angka pertama setelah huruf diperkirakan merupakan seri yang menentukan kelas produk.
Misalnya, Galaxy Fold yang memiliki angka "9" merupakan perangkat layar lipat versi premium. Sedangkan Galaxy Z Flip yang memiliki angka "7", menandakan perangkat layar lipat versi menengah dengan harga lebih rendah dari Fold.
Sehingga, angka "4" dapat mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel layar lipat versi lebih terjangkau atau "lite" dari Samsung.
Absennya WiFi 6 pada sertifikasi juga memperkuat indikasi bahwa perangkat tersebut bukan versi flagship dari ponsel layar lipat Samsung.
Ponsel layar lipat Samsung versi "lite" diperkirakan akan hadir dengan varian memori penyimpanan 64GB dan 128GB dengan opsi warna hijau, biru dan hitam.
Perangkat tersebut juga diperkirakan meluncur sebelum akhir tahun ini, dengan mengusung prosesor seri menengah dan akan membawa desain clamshell.
Dari segi harga, versi "lite" tersebut kabarnya menargetkan kisaran 1.100 dolar AS atau sekitar Rp 16,26 juta. Sebagai perbandingan, Galaxy Fold, yang telah meluncur di Indonesia pada Desember 2019, dibanderol Rp 30,888 juta. Sementara, Galaxy Z Flip, yang dirilis di Indonesia pada Maret 2020, dilego dengan harga Rp 21,888 juta.
Baca Juga: Perdana, Begini Penampakan Samsung Galaxy Z Fold 2 5G?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih
-
Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo