Suara.com - Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan telah mengidentifikasi tempat sampah sebagai kemungkinan sumber kasus Covid-19.
Kejadian serupa dengan kasus seorang pekerja di Auckland yang terinfeksi oleh tombol lift. Kasus ini berpusat pada dua pelancong yang tinggal di fasilitas isolasi di Christchurch.
Kasus pertama adalah seseorang yang, setelah tiba dari Delhi pada 27 Agustus, mengembalikan dua tes negatif selama mereka tinggal di isolasi yang dikelola.
Orang tersebut kemudian melakukan perjalanan dengan penerbangan charter dengan orang-orang yang kembali dari Christchurch ke Auckland pada 11 September lalu.
"Meskipun kami tidak dapat memastikan, kami yakin orang ini kemungkinan terinfeksi dalam penerbangan carter oleh seseorang yang duduk di belakang mereka, yang juga telah menyelesaikan 14 hari isolasi terkelola dan mengembalikan dua tes negatif," kata Kementerian dalam sebuah pernyataan, dilansir laman Rnz, Selasa (13/10/2020).
"Orang itu tidak memiliki gejala apa pun tetapi dinyatakan positif Covid-19 pada 23 September," tambahnya.
Kementerian mengatakan, pelacakan kontak ekstensif belum mengungkap kasus lain yang terkait dengan penerbangan atau pergerakan orang-orang selanjutnya.
Sekarang diperkirakan bahwa orang yang dilaporkan pada 23 September masih mengerami virus pada saat tes 12 hari mereka.
"Meskipun kami tidak dapat memastikan, hipotesis kami adalah bahwa virus mungkin telah ditularkan ke seseorang (hasil 23 September), melalui permukaan tempat sampah yang digunakan oleh orang lain yang kembali yang kemungkinan besar menularkan di fasilitas tersebut (kasus dari 9 September)," jelas kementerian.
Baca Juga: Aplikasi Pendeteksi Penyebaran Covid-19
Menurutnya, orang yang kembali ini dites positif pada hari ke 12 dari masa tinggal mereka dalam isolasi terkelola, mereka kemungkinan menularkan beberapa hari sebelum dites positif.
"Mereka dites negatif pada tes hari ke-3 karena kemungkinan besar mereka masih menginkubasi virus," tambah pihak kementerian.
Pejabat kesehatan masyarakat dan staf di fasilitas Christchurch telah melakukan penyelidikan ekstensif, termasuk melihat rekaman CCTV. Tempat sampah telah diidentifikasi sebagai faktor umum.
"Ini tidak berbeda dengan kasus di Rydges [hotel] di Auckland di mana kami yakin seorang pekerja pemeliharaan mungkin telah mengambil virus dari menekan tombol di lift tak lama setelah seseorang dengan Covid-19 menggunakannya," katanya.
Kedua kasus mengkonfirmasi betapa rumitnya virus itu, kata Kementerian, dan dapat ditularkan melalui permukaan. Tempat sampah di fasilitas itu berada di koridor.
Dr McElnay mengatakan kamar di fasilitas isolasi tidak dilayani oleh staf hotel sehingga orang-orang meletakkan sampah mereka di tempat sampah. Dia mengatakan, ada informasi dan tanda bagi mereka untuk menggunakan pembersih tangan.
Berita Terkait
-
Penelitian Terbaru, Asi Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi Covid-19?
-
Terungkap! Ini Penyebab Penyebaran Cepat Covid-19
-
Simak! Tiga Cara Membedakan Gejala Covid-19 dan Gejala Flu Biasa
-
Flu Biasa Versus Covid-19, Bagaimana Cara Membedakan Gejala Keduanya?
-
Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Daftar Harga HP Infinix Terbaru Maret 2026, dari Rp 999 Ribu hingga Rp 6 Jutaan
-
Trailer Kena: Bridge of Spirits Beredar, Siap Rilis di Nintendo Switch 2
-
Prediksi 2024 Akurat, Profesor Jiang Xueqin Perkirakan AS dan Arab Saudi Serang Iran 2027
-
Komdigi Resmi Tegas Beri Batasan Anak Akses Platform Digital
-
Resmi Hadir ke Indonesia, Apa yang Ditawarkan Huawei Mate X7 Sebagai HP Flagship Foldable
-
MWC 2026: MediaTek Pamerkan Teknologi 6G hingga WiFi 8
-
18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
-
9 HP Xiaomi Termurah Maret 2026 Cocok Buat Gaming: Chipset Kencang, AnTuTu Tinggi
-
Spesifikasi Advan Workplus AI, Laptop AMD Ryzen 7 untuk Profesional Muda
-
Vivo X300 Ultra Bawa Kamera Sony Premium Terbaru, Mampu Hempaskan Galaxy S26 Ultra?