Suara.com - POPS Worldwide baru saja memperluas layanannya ke Indonesia, salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Untuk memaksimalkan potensi dan mencapai targetnya, perusahaan merekrut beberapa sosok cemerlang di Tanah Air untuk memperkuat timnya.
POPS Indonesia telah menunjuk seorang pemimpin yang bertanggung jawab untuk memonetisasi operasional wilayah, yaitu Afla Zulfahmi. Dengan pengalamannya dalam mencapai profitabilitas dan kesuksesan platform digital jangka panjang, Afla dipercayakan untuk menduduki jabatan Head of Brand & Ads Solutions Department.
Sementara itu, platform Over The Top (OTT) POPS Indonesia akan dipimpin oleh Deny Verianto yang sama-sama berbakat dan berpengalaman.
"POPS telah membangun platform streaming Video-On-Demand (VOD) yang kuat dan sedang memasuki periode pertumbuhan yang sangat pesat. Tim POPS sudah memiliki keahlian dalam OTT dan konten yang tidak tertandingi dan saya akan berusaha untuk mempercepat dan memaksimalkan revenue POPS Indonesia,” ujar Afla melalui keterangan resminya.
Sebelum bergabung dengan POPS Indonesia, Afla telah bekerja sebagai Market Analyst for Southeast Asia di Google, memimpin pertumbuhan dan penjualan di Smaato dan Mobilewalla, serta memegang jabatan Head of Ad Sales di HOOQ.
Berbekalkan pengalaman dan keahliannya, Afla optimis dapat membantu POPS Indonesia untuk mendorong pertumbuhan profitabilitas secara strategis di waktu mendatang.
Serupa dengan Afla, pemimpin platform OTT POPS Indonesia, Deny Verianto telah bekerja di industri telekomunikasi selama 11 tahun dalam berbagai macam peran, mulai dari junior engineer, product manager, professional consultant dan solutions delivery.
Seiring dengan perkembangan teknologi, Deny memutuskan untuk mengadaptasikan keahlian dan pengalamannya di industri hiburan digital, yaitu HOOQ, di mana ia bekerja dari tahun 2016 hingga 2020.
“Ada tiga cara utama untuk menghasilkan profit dalam bisnis ini, yakni jadilah yang pertama, jadilah lebih pintar atau berlaku curang. Saya melihat POPS Worldwide memiliki visi untuk menjadi yang pertama dan lebih pintar dengan mengkombinasikan beberapa layanan ke dalam satu platform,” kata Deny.
Baca Juga: Kominfo Sedang Susun Aturan soal Netflix dan Semua Penyedia Layanan OTT
Berdasarkan pengalamannya, Deny akan membentuk kerangka kerja yang dapat mengatasi masalah dan tantangan di industri ini. OTT merupakan sektor yang lebih dari sekadar VOD di POPS.
Dengan semua pengalaman dan pencapaian tersebut, kedua anggota terbaru POPS Indonesia akan menambahkan kekuatan yang luar biasa bagi tim.
Kehadiran keduanya disambut baik Country Manager POPS Indonesia, Zico Kemala Batin.
"Saat kami memasuki pasar yang paling sulit dan menantang di Asia Tenggara, kami perlu merekrut talenta terbaik di industri ini. Latar belakang Afla dan Deny telah membuktikannya sendiri. Saya yakin dengan kontribusi mereka, POPS akan tumbuh secara eksponensial dan menjadi the next big thing di Indonesia,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming
-
3 Produk Apple Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia: Ada MacBook Neo dan iPhone Murah
-
Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap
-
5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan
-
Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya
-
4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional
-
Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh
-
Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia
-
Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB
-
Konfigurasi Memori Realme C81 Terungkap, Calon HP Murah Baru Mirip iPhone