Meski begitu, hindari meletakkan router Wi-Fi di tempat yang tertutup tembok atau plafon tebal karena mampu menghalangi jalannya gelombang sinyal internet. Meletakkan alat tersebut di jendela juga tak disarankan karena sinyalnya akan terpancar ke luar rumah.
Pantangan terakhir dalam meletakkan router Wi-Fi adalah di dekat barang elektronik, seperti, komputer dan TV. Memang, saat diletakkan di dekat komputer, Anda tak membutuhkan kabel yang panjang untuk menyambungkan koneksi internet ke perangkat tersebut.
Namun, alat elektronik yang menyala akan mengeluarkan gelombang elektromatik yang mampu mendistorsi atau mengganggu sinyal internet dari router Wi-Fi. Oleh karena itu, agar sinyal internet Wi-Fi tak lagi lemot, coba pindahkan mesin routernya dari tempat-tempat yang tak dianjurkan tersebut.
4. Banyak Pengguna Lain yang Terhubung
Meski umumnya menawarkan kuota unlimited, jaringan Wi-Fi tetap memberikan koneksi internet yang terbatas, tergantung dari paket layanan yang Anda pilih. Dalam kata lain, jika ada banyak pengguna yang terhubung, kecepatan internet yang Anda terima juga akan menjadi semakin lambat karena harus dibagi secara merata.
Untuk mengatasinya, tak ada jalan lain selain menunggu pengguna lainnya untuk selesai menggunakan ke jaringan Wi-Fi tersebut. Atau, jika ada “penumpang gelap”, Anda dapat mengganti password Wi-Fi agar tak lagi dibobol.
5. Sedang Mengunduh File Berukuran Besar
Tak hanya dibagi dengan pengguna lainnya, penyebab Wi-Fi lemot dapat berasal dari aktivitas internet yang sedang Anda lakukan sendiri, seperti sedang mengunduh file berukuran besar. Saat hal ini Anda lakukan, tentu saja fokus koneksi internet adalah untuk menuntaskan proses download tersebut.
Karenanya, saat digunakan untuk browsing atau bermain media sosial, kecepatan internet yang Anda dapatkan menjadi lebih lambat. Jadi, tunggu proses download tersebut selesai agar bisa kembali nyaman internetan seperti biasanya.
Baca Juga: Kesepian Saat Pandemi Bikin Remaja Jadi Kecanduan Internet
6. Memang Terjadi Masalah dari Provider
Terakhir, kalau semua penyebab di atas tak menyelesaikan masalah internet lemot yang Anda alami, mungkin akar masalahnya memang berasal dari providernya. Untuk memastikannya, Anda dapat mengunjungi situs speed test guna mengetahui berapa kecepatan internet yang diterima saat ini.
Meski begitu, sebelum melakukan hal ini, pahami bahwa kebanyakan provider menyediakan koneksi internet dengan kecepatan ‘up to’. Artinya, kecepatan internet yang Anda dapatkan bisa jadi tak setinggi yang dikira. Sebagai contoh, saat paket internet Anda menawarkan kecepatan koneksi ‘up to 10 MB’, maka kecepatan internet yang didapatkan berada di kisaran 6 MB sampai 10 MB.
Nah, melalui situs speed test ini Anda dapat melihat berapa kecepatan koneksi Wi-Fi yang sebenarnya. Jika ternyata jauh di bawah normal, berarti memang provider internet Anda sedang mengalami gangguan. Untuk mengatasinya, jangan ragu menghubungi pihak provider agar segera dicarikan solusinya.
Misalnya Anda berlangganan paket Indihome, coba hubungi Telkom 147 atau lewat aplikasi MyIndihome. Apabila menggunakan First Media atau Biznet bisa menghubungi customer care masing-masing.
Atasi Masalah Wi-Fi Lemot Lebih Cepat dengan Ketahui Asal Penyebabnya
Tak sedikit yang sependapat bahwa internet yang lemot atau sangat lambat jauh lebih buruk ketimbang tidak ada koneksi internet sama sekali. Ya, jaringan internet yang lambat memang gampang memicu pitam penggunanya dan mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan.
Tak selalu disebabkan oleh provider, masalah Wi-Fi lemot juga bisa terjadi karena beberapa hal lainnya. Nah, jika saat ini Anda tengah mengalami masalah internet Wi-Fi yang lambat, jangan buru-buru mengajukan komplain. Melainkan, coba cari tahu dulu asal penyebabnya, dan lakukan saran untuk mengatasinya di atas.
Berita Terkait
-
Kesepian Saat Pandemi Bikin Remaja Jadi Kecanduan Internet
-
Hore! Netflix Punya Fitur Baru, Bisa Download Tanpa Internet
-
Sedih, Siswa Berniat Putus Sekolah Gegara Tak Mampu Beli Kuota Internet
-
Kominfo Masih Lebih Banyak Blokir Pornografi di Internet
-
Sri Mulyani Ungkap 20 Ribu Desa Belum Tersentuh Internet
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih