Pegasus dapat mengungkap semua data pribadi yang diincar dari korbannya, mulai dari SMS, foto, email, video, kontak, hingga merekam panggilan telepon.
Software juga dapat diam-diam menyalakan mikrofon dan kamera ponsel untuk membuat rekaman.
Pegasus sebenarnya tidak digunakan untuk mengejar aktivis, jurnalis hingga politikus.
NSO Group dalam situs webnya mengatakan produknya hanya dipakai oleh badan intelijen dan penegak hukum pemerintah untuk mencegah dan menyelidiki teror dan kejahatan.
"Proses pemeriksaan kami melampaui persyaratan hukum dan peraturan untuk memastikan penggunaan teknologi kami secara sah seperti yang dirancang," kata NSO Group.
Kenapa Pegasus Ramai Dibicarakan?
Kisah bermula dari organisasi nirlaba jurnalisme Paris, Forbidden Stories dan kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, menemukan lebih dari 50.000 nomor telepon yang disadap Pegasus.
Forbidden Stories juga mengkonfirmasi identitas korban yang disadap Pegasus.
Data menunjukkan ada 67 ponsel dengan 37 di antaranya muncul tanda percobaan instal Pegasus. Dari 37 ponsel itu, 34 ponsel merupakan iPhone Apple.
Baca Juga: Perusahaan Es Krim AS Ini Hentikan Penjualan di Wilayah Pendudukan Israel
Pegasus disebut muncul dalam beberapa ponsel jurnalis dari CNN, Associated Press, New York Times dan Wall Street Journal.
Kemudian orang dekat dari Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrado juga muncul dalam incaran Pegasus. Selanjutnya ada Claude Mangin, istri aktivis politik dari Prancis turut terinfeksi.
Media Guardian melaporkan dua wartawan di rubrik investigasi di media Hungaria Direkt36 juga ponselnya terinfeksi Pegasus.
Sedangkan Washington Post melaporkan ada tujuh orang di India yang terinfeksi, termasuk lima jurnalis dan satu oposisi pemerintah.
NSO sendiri mengakui produknya dapat disalahgunakan. Namun, mereka membantah laporan Forbidden Stories yang menyebut adanya 50.000 nomor telepon terinfeksi Pegasus.
Bagaimana cara mengetahui ponsel yang terinfeksi Pegasus?
Amnesty International merilis utilitas open-source yang disebut MVT atau Mobile Verification Toolkit. Ini dirancang untuk mendeteksi jejak Pegasus.
Software ini berjalan di komputer pribadi dan menganalisis data, termasuk file cadangan yang diekspor dari iPhone atau ponsel Android.
Berita Terkait
-
Istri Mantan Presiden Anwar Sadat Meninggal Dunia, Pejabat Israel Berbelasungkawa
-
Tiga Alasan Mengapa China Lebih Cocok Jadi Juru Damai Israel-Palestina
-
Nyamar Jadi Warga Biasa, Presiden Israel Rela Pakai Rambut dan Jenggot Palsu
-
Iran Dituding Serang Kapal Kontainer Israel hingga Terbakar di Samudra Hindia
-
Israel dan Korea Selatan Sepakat Bertukar Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Spanduk 10 Meter Belum Merdeka dari Asap Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat
-
Modal Asing Banjiri IHSG, BBRI Jadi Buruan Utama Jelang Uji Level IHSG 6.500
-
Demi Jegal Pesaing, Kabel Optik Diputus, Internet Warga Pademangan Terganggu