Suara.com - Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan sejumlah stasiun tv swasta menyatakan kesiapan mereka untuk siaran digital di Jawa Barat pada 2022 nanti.
"Kami memiliki 14 satuan transmisi atau pemancar di Jawa Barat," kata Kepala Stasiun TVRI Provinsi Jawa Barat, Asep Suhendar, dalam webinar, Kamis (19/8/2021).
Menurut Asep, sejumlah transmisi mereka sudah memberikan siaran televisi terestrial digital untuk sejumlah wilayah siaran, bahkan sejak 2010 mereka sudah melakukan siaran dualcast, analog dan digital.
Jumlah transmisi milik TVRI di Jawa Barat yang sudah menyiarkan siaran televisi digital terus bertambah antara lain pemancar di Gunung Malang sejak 2020 lalu, untuk wilayah siaran antara lain Subang, Karawang, Pamanukan, Indramayu, Losarang dan Sumber Cirebon.
Pemancar di Gunung Tela Bogor juga sudah analog switch off mulai tahun ini, mencakup Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Depok, Bekasi, Cibinong dan Ciawi.
Dalam acara yang sama, Sekretaris Perusahaan PT Surya Citra Media, Gilang Iskandar, menyatakan memiliki izin dan infrastruktur multipleksing di 21 provinsi, yang mencakup 49 wilayah siaran.
Dari jumlah tersebut, yang sudah on air siaran digital berada di 13 provinsi, yang mencakup 24 wilayah siaran, antara lain di beberapa wilayah siaran di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Menurut Gilang, kesiapan untuk siaran televisi terestrial digital tidak semata terletak pada industri, namun, regulator, industri terkait dan masyarakat.
Siaran televisi digital perlu diatur dalam regulasi, saat ini bernaung di bawah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan sejumlah aturan turunan.
Baca Juga: Sosialisasi Masif Akan Bantu Percepat Migrasi ke Siaran TV Digital
Selain regulasi, perlu ada kesiapan dari regulator penyiaran karena kanal dan konten pada siaran digital akan semakin banyak. Mengenai kesiapan masyarakat, perlu diperhatikan berapa persen populasi yang sudah memiliki perangkat telvisi digital dan set top box.
Idealnya, menurut Gilang, analog switch off bisa berjalan ketika 80 sampai 90 persen masyarakat sudah memiliki perangkat yang mendukung. Dengan begitu, diharapkan paling tidak jumlah pemirsa ketika sudah beralih ke siaran digital akan sama dengan ketika siaran analog.
Masyarakat juga perlu beradaptasi ke penggunaan teknologi baru, misalnya ketika memiliki set top box, harus belajar menggunakan dua remot kontrol untuk televisi dan perangkat set top box.
Siaran digital tidak hanya berpengaruh terhadap industri penyiaran, namun, juga industri periklanan. Kesiapan masyarakat untuk menonton siaran digital juga akan berpengaruh terhadap iklan yang dipasang di stasiun televisi dan biaya iklan per kepala yang harus dikeluarkan pengiklan. [Antara]
Berita Terkait
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 Lebih Murah, Telkomsel Hadirkan Paket FOLA PLAY Mulai Rp25 Ribu
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang