-
TVRI resmi menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di seluruh wilayah Indonesia.
-
Masyarakat dapat menonton 104 pertandingan secara gratis menggunakan antena televisi biasa atau teresterial.
-
Penyelenggaraan nobar akan melibatkan UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di setiap daerah.
Suara.com - Kabar gembira datang bagi seluruh pecinta sepak bola di tanah air mengenai tayangan turnamen bergengsi Piala Dunia 2026.
Lembaga Penyiaran Publik TVRI secara resmi mengumumkan kesepakatan dengan FIFA terkait penyiaran Piala Dunia 2026.
Turnamen akbar ini dijadwalkan akan berlangsung di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kepastian ini menjadi angin segar karena masyarakat bisa menikmati pertandingan kelas dunia secara legal dan mudah.
Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk memastikan akses informasi dan hiburan merata di seluruh pelosok.
Proses untuk mendapatkan lisensi penyiaran dari federasi sepak bola internasional tersebut melewati perjalanan yang cukup terjal.
Pihak manajemen TVRI harus melakukan negosiasi intensif guna memenuhi standar yang ditetapkan oleh pihak FIFA.
Upaya besar ini dilakukan semata-mata untuk menjalankan mandat lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik bagi publik.
"Proses memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 oleh TVRI tentu tidak mudah dan melalui tahapan panjang, namun seluruh persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen TVRI dalam menjalankan fungsi pelayanan publik," kata Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Baca Juga: Ole Romeny Menilai Kiprah Patrick Kluivert Setelah Didepak dari Timnas Indonesia
Kutipan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama adalah memberikan kepuasan bagi seluruh penonton di Indonesia.
Melalui kolaborasi resmi ini, TVRI menargetkan kualitas tayangan yang mumpuni dan setara dengan standar global.
Target utamanya adalah menciptakan penyiaran yang inklusif sehingga tidak ada diskriminasi akses bagi warga negara.
Masyarakat yang berada di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal atau wilayah 3T menjadi fokus utama jangkauan.
Hal ini membuktikan bahwa TVRI tetap menjadi garda terdepan dalam menyatukan bangsa melalui konten olahraga.
Setiap warga Indonesia berhak merasakan euforia kompetisi sepak bola paling megah di planet bumi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi