Suara.com - Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Taufik Hanafi mengatakan pemerintah perlu berkolaborasi untuk menyukseskan kebijakan Satu Data Indonesia.
“Diperlukan kolaborasi baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah,” kata Hanafi yang juga Ketua Forum Satu Data Indonesia Tingkat Pusat dalam webinar Peran Kebijakan Satu Data Indonesia dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipantau di Jakarta, Kamis (30/9/2021).
Ia mengatakan Satu Data Indonesia akan melibatkan seluruh Kementerian dan Lembaga di tingkat pusat serta seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di tingkat daerah.
“Jadi ukuran yang terlibat Satu Data Indonesia ini sangat besar. Oleh karena itu kolaborasi sangat penting untuk memperkuat tata kelola dan tata kelembagaannya,” katanya.
Di samping itu, setiap Kementerian dan Lembaga serta pemerintah daerah juga perlu memperkuat kebijakan Satu Data Indonesia. Diharapkan Kementerian dan Lembaga tidak saling bertentangan dalam menjalankan kebijakan ini.
“Jangan sampai nanti ada prakarsa-prakarsa yang bukan memperkuat Satu Data baik aspek kelembagaan maupun kelola, bahkan tidak mendukung atau merusak tatanan yang telah dibuat,” imbuh Hanafi.
Dia juga berharap Kementerian dan Lembaga serta pemerintah daerah memperkuat kerja sama yang telah terbangun antar pihak untuk menyukseskan program Satu Data Indonesia.
“Kehadiran Satu Data Indonesia bisa kita wujudkan dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tutupnya. [Antara]
Baca Juga: Penataan Ulang Pita Frekuensi Radio 2,3GHz Rampung
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya
-
Rincian Fitur Oppo Enco Air 5s, TWS Ringan dengan ANC Tahan Lama
-
Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan
-
Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari
-
4 HP 2 Layar Lipat Tercanggih 2026, Kamera 200MP dengan Performa Flagship!
-
Monitor Gaming Xiaomi G25i Rilis di Pasar Global, Dukung Refresh Rate 240 Hz
-
Cara Atur Screen Time pada HP Android: Panduan Lengkap demi Hidup Lebih Seimbang
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Mei 2026: Momen Hoki, Sikat Jutaan Koin dan Rank Up
-
Kombinasikan Pemasaran, Hogwarts Legacy 2 Diprediksi Rilis Bersama Serial Baru HBO
-
Poster Xiaomi 17T Muncul di Toko Online, Fitur Kamera Premium Terungkap