Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan anugerah kepada 18 perusahaan rintisan digital buatan anak bangsa dalam ajang Anugerah Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) tahun 2021 di Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).
Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Bonifasius W Pudjianto mengatakan penganugerahan itu merupakan dorongan pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital di Indonesia. Karena menurutnya transformasi digital dapat menjadi solusi bagi kendala-kendala sosial dan ekonomi.
"Program IdenTIK ini membangun entrepreneur agar membantu menumbuhkan industri digital dengan karyanya. Jadi tidak terbatas hanya lingkungan mereka saja, tapi ini masuk ke desa juga, digital sebagai solusi," kata Bonifasius.
Anugerah itu diberikan bagi 18 start up terpilih yang terbagi dalam enam kategori, yakni kategori Public Sector, Private Sector, Digital Content, Corporate Social Responsibility, Start Up Company, dan kategori Research and Development.
Adapun dari enam kategori tersebut terdapat masing-masing tiga start up yang terpilih. Bagi karya terpilih yang menduduki peringkat pertama di setiap kategorinya, menurutnya bakal mewakili Indonesia dalam kompetisi ASEAN ICT Awards tahun 2022.
Berikut daftar start up yang mendapat anugerah IdenTIK dari Kemkominfo:
Kategori Public Sector
1. Cirebon Siaga 112
2. JakLapor - Privacy by Default
3. MyPaJale (My Padi Jagung Kedelai)
Kategori Private Sector
1. Quipy
2. RadMed
3. TokolG
Kategori Digital Content
1. Kryative Maker Set (Project-based Blended Learning)
2. Morphoo
3. Petualangan Tura
Baca Juga: Kominfo: Literasi Digital Indonesia Belum Mencapai Status Baik
Kategori Corporate Social Responsibility
1. MyCap: Al Based Caption
2. Noisy Box
3. APOCI (Automatic Pond Circulation)
Kategori Startup Company
1. Dorent.id
2. Learning Management System Builder
3. Enevti
Kategori Research and Development
1. Snepy!
2. Cody Kit
3. MARS
Seluruh karya yang terpilih itu telah melewati proses seleksi dan kurasi oleh dewan juri yang terdiri dari Prof Eko K Budiarjo (Universitas Indonesia), Shita Laksmi (TIFA Foundation), Jurike V Moniaga (Universitas Bina Nusantara), Prof Yudho Giri (ISOC Indonesia Jakarta Chapter), Leontinus Alfa Edison (Aspiluki), Barry Simorangkir (Citra Optima), dan Partono Rudiarto (Inixindo).
Menurut Bonifasius, para start up yang terpilih itu tidak hanya sebatas diapresiasi dengan pemberian anugerah. Mereka nantinya bakal masuk ke sekolah Beta guna mengakselerasi perusahaan rintisan mereka mulai dari memahami pola membangun dari dasar.
Selain itu, dia mengatakan mereka didorong untuk masuk ke start up studio lebih besar dengan binaan perusahaan digital yang sudah besar di Indonesia.
"Maka nanti akan bisa melanjutkan mereka kepada sesi start up studio yang memungkinkan mereka bisa mendapat investasi," kata dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Aurora Ventures Diluncurkan, Dukung Startup Perempuan di Negara Berkembang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang
-
Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman