Tidak ada video atau gambar yang diambil dari bola api yang sesuai, tetapi detektor infrasonik pasti melihat anomali.
“Sinyal dari tumbukan terdeteksi dari Islandia dan Greenland, menunjukkan pelepasan energi yang setara dengan 2 hingga 3 [kiloton] TNT,” menurut NEOCC.
Itu lebih dari apa yang diharapkan dari objek sepanjang 3 kaki, dan tanda bahwa itu kemungkinan berdiameter sekitar 9,8 hingga 13 kaki (3 hingga 4 meter).
"Perbedaan ini kemungkinan merupakan hasil dari ketidakpastian pengukuran baik dalam pengamatan optik maupun deteksi infrasonik," tambah NEOCC.
2 hingga 3 kiloton energi yang dilepaskan bukanlah apa-apa untuk batuk. Itu hampir seperlima dari energi yang dilepaskan oleh bom atom yang diledakkan di Hiroshima.
Namun, itu tidak sebanding dengan meteor yang hancur di Chelyabinsk, Rusia, pada 2013. Superbolida itu dilepaskan di suatu tempat sekitar setara dengan 460 kiloton TNT.
MPC mengganti nama objek tersebut menjadi 2022 EB5, karena telah mendapatkan perbedaan sebagai asteroid kelima yang diketahui yang diamati di luar angkasa sebelum menabrak planet kita.
Mendeteksi objek yang lebih besar dari satu mil jelas jauh lebih mudah daripada melihat objek seukuran ini, tetapi insiden ini menunjukkan bahwa kita semakin baik dalam melakukan hal itu, karena kelima deteksi ini dilakukan dalam 14 tahun terakhir.
Lebih banyak alat untuk mendeteksi objek semacam ini jelas diperlukan, apakah untuk memperingatkan terhadap ledakan yang dapat menghancurkan jendela atau dampak skala eksistensial.
Baca Juga: Asteroid Paling Berbahaya dalam 1 Dekade Akan Lewati Bumi Tahun Depan
Untuk itu, NASA baru-baru ini menggunakan versi yang ditingkatkan dari sistem pemantauan dampaknya, sementara juga meluncurkan Uji Pengalihan Asteroid Ganda (DART).
ESA juga melakukan bagiannya, karena badan tersebut akan membangun teleskop Flyeye di Italia.
Teleskop yang akan datang akan memungkinkan para astronom untuk menutupi lebih banyak langit di malam hari dan “mengurangi kemungkinan kita kehilangan objek menarik,” seperti yang dijelaskan Detlef Koschny, penjabat Kepala Pertahanan Planet ESA dalam pernyataan ESA.
Berita Terkait
-
Perhatian! 3 Asteroid Akan Melintasi Bumi Minggu Pertama 2022
-
Perhatian! Asteroid Seukuran Gedung Pencakar Langit Siap Membakar Atmosfer Bumi 11 Januari
-
Asteroid Seukuran Bus Akan Lintasi Bumi Minggu Depan, Berbahayakah?
-
NASA Peringatkan, Asteroid Berukuran Raksasa Menuju Jalur Orbit Bumi
-
Amerika Luncurkan Pesawat Antariksa Untuk Tabrak Asteroid
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...