Suara.com - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia atau Pandi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi U.ID yang fitur utamanya adalah single sign on atau layanan pintu masuk tunggal untuk aplikasi-aplikasi pihak ketiga.
"Pandi dalam kesempatan ini juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi U.ID yang merupakan sebuah layanan yang dapat digunakan oleh pengguna untuk melakukan akses, autentikasi dan otorisasi yang dikelola oleh Pandi," kata Kepala Operator Registri Pandi, Dwi Widiastuti dalam pernyataan pers, Rabu (31/8/2022).
Dengan adanya U.ID, Pandi berharap semakin banyak layanan digital di Indonesia yang menggunakan sebagai single sign on di U.ID.
Untuk meningkatkan inovasi pemanfaatan U.ID, menurut Widiastuti, Pandi menyelenggarakan kompetisi pemanfaatan U.ID/Hackhaton U.ID yang presentasi dan penjuriannya telah dilakukan saat ID-RES berlangsung.
Dwi Widiastuti juga menjelaskan bahwa kegiatan ID-RES ini digelar selama 2 hari pada tanggal 24-25 Agustus 2022 di RYogyakarta dan terdiri dari konferensi yang diisi oleh para narasumber ahli dan expo yang diikuti oleh para pelaku UMKM serta berbagai lomba/kompetisi.
"ID-RES ini diisi oleh berbagai konferensi/talkshow dengan topik menarik terkait dunia digital, launching Pandi Institute dan penampilan stand up comedy dari komika ternama," katanya.
Pada sesi talkshow Living with Technologies, Basuki Suhardiman dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat untuk memiliki kemampuan hidup berdampingan dengan teknologi.
"Kita semua harus berkolaborasi untuk menanamkan pendidikan teknologi harus diajarkan sejak dini agar SDM kita siap hidup dengan teknologi dan tidak tertinggal dengan negara-negara lain," katanya.
Muhammad Neil El Himam selaku Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf pada sesi talkshow UMKM Go Digital mengutarakan bahwa prospek ekonomi digital Indonesia saat ini sangatlah menjanjikan.
Baca Juga: Pandi: 5.579 Laporan Phising di Indonesia di Kuartal II 2022
"Perkembangan ekonomi digital di Indonesia saat ini sangatlah pesat, sehingga hal ini menjadi peluang yang sangat besar bagi UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia," tutur Muhammad Neil El Himam.
Filolog Aksara Jawa Arif Budianto mengatakan, teknologi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan eksistensi budaya Nusantara khususnya aksara-aksara daerah.
"Kita dapat membangun infrastruktur dan memanfaatkan ekosistem digital untuk mempermudah masyarakat dalam mempelajari aksara-aksara daerah yang ada di Indonesia sehingga aksara-aksara Indonesia ini dapat diteruskan oleh para generasi muda Indonesia," jelasnya.
Sementara Nur Achmadi Salmawan dari Badan Siber dan Sandi Negara mengingatkan tentang pentingnya semua pihak untuk berkolaborasi untuk menguatkan pengamanan data pribadi.
"Kolaborasi penguatan keamanan perlindungan data pribadi di era sekarang termasuk di website berdomain .ID sangatlah penting melalui penyusunan regulasi, audit, edukasi, literasi masyarakat dan lain-lain," kata Achmadi. [Antara]
Berita Terkait
-
Internet Governance Training, Perkuat Tata Kelola Internet Indonesia
-
PLN Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Banjir Jakarta, Pastikan Keamanan dan Pemulihan Kelistrikan
-
Layanan Easy On PLN Menarik Minat Investor, Sambungan Baru Lebih Mudah
-
Gunakan REC PLN, Pemkab Trenggalek Jadi Inisiator Penggunaan Energi Bersih di Lingkungan Pemerintah Daerah di Jatim
-
PLN Mobile Fun Fest 2024 di Kota Makassar Hadirkan UMKM, Tumbuhkan Ekonomi Hijau
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap
-
6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026
-
Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya
-
Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh
-
Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung
-
40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
-
Daftar HP Baru Rilis Maret 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship Terbaru
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Daftar Harga HP OPPO 2026 Terbaru Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Terbaru Murah, Spek Gahar dan Performa Kencang