Suara.com - Sejarah kepemilikan iPod Ratu Elizabeth II telah lama dibicarakan hingga akhirnya Sang Ratu mendapatkan iPod berwarna perak yang diberikan Barack Obama sebagai hadiah secara resmi.
Perangkat tersebut diberikan Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44, saat kunjungannya untuk KTT G20 di Inggris pada 2009.
Dilansir dari The Guardian pada Jumat (9/9/2022), ini bukan sembarang pemutar MP3 lama. Hadiah dari presiden AS dan istrinya, Michelle, berisi cuplikan kunjungannya pada 2007 ke Amerika Serikat.
Tak hanya itu, iPod tersebut juga berisi banyak lagu Broadway. Meski tidak diketahui secara pasti jenis iPod tersebut, namun kemungkinan besar itu adalah iPod classic.
iPod classic pertama kali memasuki pasar pada 2007. Variasi penyimpanan 120GB dan 160GB diperkenalkan pertama kali pada 2008 dan 2009.
Oleh karena itu, kemungkinan besar jenis iPod yang diberikan Obama kepada Ratu Elizabeth II adalah iPod classic.
Namun, itu rupanya bukan iPod pertama milik Ratu Elizabeth II. Dalam laporan lain oleh outlet berita Australia Fairfax Digital, Ratu Elizabeth II telah membeli iPod berwarna silver dengan penyimpanan 6GB seharga 169 pound sterling atau sekitar Rp 2,9 juta.
Pemutar musik digital seukuran saku tersebut dapat menyimpan hingga 10.000 lagu yang diunduh.
Disebutkan bahwa Pangeran Andrew yang mengajarkan Sang Ratu untuk memindahkan lagu, setelah membelikan ibunya sebuah ponsel dan mengajarinya cara menggunakan ponsel pada 2001.
Baca Juga: Apple Catatkan Lebih dari 3 Triliun Foto Diambil Kamera iPhone Sepanjang 2021
Menurut Vogue, Ratu Elizabeth II adalah penggemar berat musikal, himne tradisional, dan lagu balad Skotlandia. Sang Ratu juga menyukai lagu-lagu Beach Boys, terutama California Girls.
Ratu Elizabeth II pun menyukai Elton John dan semua jenis musik militer. Selain itu, Sang Ratu mampu memainkan piano sendiri dan bernyanyi dengan suara indah.
Kematian Ratu Elizabeth II yang diumumkan pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat membuat banyak pihak di seluruh dunia berkabung.
Dilaporkan bahwa Ratu Elizabeth akan dimakamkan di King George VI Memorial Chapel setelah kebaktian yang diadakan di St. George's Chapel di Kastil Windsor.
Berita Terkait
-
Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau
-
Di Mana Bisa Beli Smartwatch dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung? Ini 5 Rekomendasi Produknya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka