Suara.com - Huion melalui PT Bintang Indah Cemerlang sebagai distributor tunggalnya di Indonesia, memperkenalkan rangkaian pen display versi terbaru.
Huion Kamvas RDS 220, pen display ini mempunyai fitur canggih dan resolusi 2.5K yang pertama ada di pasaran, serta dukungan berbagai software untuk menggambar, melukis maupun mengedit foto.
“Huion memperkenalkan tipe terbaru Kamvas RDS 220 beresolusi 2.5K yang pastinya akan memenuhi ekspektasimu dan menjadi andalan untuk studio ataupun proses kreatifmu,” kata KC Leong, Huion South East Asia Director.
Pen display Huion Kamvas RDS 220 memiliki resolusi 2560 x 1440 pixel (16:9) dengan layar IPS.
Resolusi ini menjawab kebutuhan artis profesional untuk bekerja di bidang resolusi yang lebih tinggi untuk menciptakan detail gambar yang menakjubkan.
Huion Kamvas RDS 220 memiliki 14 ms response time yang menjamin kecepatan respons atas pena yang digores dengan gambar yang dihasilkan di atas lapisan kaca anti glare dengan rasa seperti menggambar di atas kertas.
Huion mengapresiasi hal tersebut dengan dengan memajang karya Caravan Studio yang dipimpin oleh Chris Lie sebagai ilustrasi di kemasan Huion Kamvas RDS 220 ini.
Akurasi Tinggi dan Kemudahan Konektivitas Huion Kamvas RDS 220 sudah dilengkapi digital pen PW517.
Dengan teknologi Battery-free EMR yang canggih, PW517 tidak memerlukan baterai atau pengisian daya.
Baca Juga: Cara Irit Baterai Ponsel Galaxy saat Menggunakan Fitur Always On Display
Selain itu, pengguna dapat menikmati kontrol yang presisi tinggi saat menggambar garis dengan tingkat sensitivitas tekanan (pressure sensitivity) yang tinggi hingga level 8192.
Selain itu, Tilt Recognization hingga ±60° membantu ketika membuat efek bayangan dengan cara yang lebih dinamis.
Digital pen PW517 memiliki desain ergonomis yang pas di genggaman tangan pengguna sehingga nyaman saat digunakan, seperti layaknya menggambar menggunakan pensil asli.
PW 517 juga memiliki ujung pena yang tipis dan tahan lama, serta memiliki 10mm sensing height, akurasi ±0,3mm dan report rate 300 PPS memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman menggambar yang akurat dan realistis mengikuti gerakan menggambar pengguna.
Dari sisi konektivitas, Huion Kamvas RDS 220 dilengkapi port USB tipe C yang mendukung untuk koneksi ke PC, smartphone dan tablet, dengan sistem operasi Windows, MacOS maupun Android.
Ketiga pen tablet ini bisa digunakan untuk berbagai software editing, seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Painter dan Huion Sketch.
“Selain berfungsi sebagai pen display yang mengasilkan karya kreatif, dengan kualitas tampilan layar yang luar biasa Kamvas RDS-220 juga menghadirkan pengalaman hiburan yang mengesankan untuk menonton film atau bermain game,” kata Bara Adhyaksa, Sales and Marketing Manager PT Bintang Indah Cemerlang.
Huion Kamvas RDS 220 sudah tersedia di pasaran dengan harga Rp 11.990.000, dengan garansi 1 tahun dari PT. Bintang Indah Cemerlang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang