Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengakan Indonesia sebentar lagi akan termasuk dalam negera pengelola satelit terbesar di dunia.
“Saat ini kita akan menjadi pengelola terbesar satelit di antara sedikit negara di dunia ini. Tahun depan, akan diluncurkan dua unit satelit, High Throughput Satellites (satelit komunikasi yang menyediakan transfer data lebih tinggi) dengan kapasitas 2x150 gigabit per detik untuk mendukung kebutuhan satelit di Indonesia,” kata Menkominfo, Johnny G. Plate saat berkunjung ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (14/10/2022).
Penambahan dua unit satelit itu, kata dia, dalam rangka mendukung akselerasi atau proses percepatan transformasi digital di Indonesia.
Ia menjelaskan sebagai pembanding, saat ini Indonesia baru menggunakan delapan satelit yang total kapasitasnya hanya 50 gigabit per detik untuk mendukung keseluruhan kebutuhan telekomunikasi dan digital di Indonesia saat ini.
“Tahun depan akan diluncurkan 300 gigabit per detik, enam kali delapan dari kapasitas yang ada saat ini. Hal itu untuk memungkinkan akses internet publik Indonesia yang ratusan ribu jumlahnya,” katanya.
Dari paparannya, saat ini baru ada 500.000 titik layanan publik di Indonesia, dan masih perlu menyediakan akses internet untuk sekitar 150.000 titik layanan publik.
Selain itu, peningkatan akses internet ini juga ditujukan untuk fasilitas pendidikan serta fasilitas layanan kesehatan.
“Sekolah-sekolah hampir 100.000 lebih yang akan disediakan akses internet langsung dengan satelit yang dibiayai pemerintah, dan ini gratis untuk digunakan untuk meningkatkan pendidikan di seluruh Indonesia. Akses-akses internet untuk fasilitas layanan kesehatan di seluruh wilayah di Indonesia juga akan ditingkatkan,” kata Plate.
Selain satelit, Menkominfo juga mengatakan bahwa dengan adanya transformasi digital ini pemerintah juga mengambil bagian langsung dalam pengerjaan penyambungan jaringan infrastruktur ekstrem digital ke seluruh pelosok Tanah Air.
Baca Juga: Bangun Pusat Data Nasional Jadi Cara Kominfo Dorong Adopsi Komputasi Awan
“Menyambung titik-titik fiber optik di seluruh Indonesia yang belum terhubung, kita hubungkan. Sampai sekarang, sudah dibangun 460.000 kilometer panjang fiber optik di darat dan di laut. Itu lebih dari 11 kali dunia panjangnya,” demikian Johnny G. Plate.
Berita Terkait
-
Ribuan Desa Masih Blank Spot, Satelit LEO Jadi Solusi Internet Indonesia
-
Jalan Panjang Satelit Palapa: Cerita Insinyur Asing di Indonesia 1976
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Terpopuler: 5 HP Oppo Terbaru untuk Semua Budget, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
Acer Perkenalkan AI Glasses dan Kacamata AR, Hadirkan Layar Virtual 172 Inci
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Juni 2026: Borong 5 Juta Koin dan Klaim Kompensasi
-
Generasi Produktif Butuh Laptop Fleksibel, Infinix XBOOK 15 Siap Temani saat Kejar Deadline
-
49 Kode Redeem FF Terbaru 9 Juni 2026: Borong Diskon 80 Persen dan Jersey Bola Keren
-
Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video, Tips Buat Gen Z Rekam Konten Low Light Keren
-
Cari HP di Bawah Rp3 Juta yang Bagus? Ini 4 Juara Pilihan David GadgetIn
-
4 Rekomendasi HP Midrange Baterai Jumbo, Body Tipis dan Ringan Nyaman Digenggam
-
182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega