Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika melaporkan telah melakukan investigasi terhadap video set top box terbakar beberapa waktu lalu.
Set top box merupakan perangkat untuk menonton siaran tv digital. STB digunakan pada pesawat tv analog untuk mengakses siaran digital.
Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, dalam sebuah webinar pada akhir pekan kemarin mengatakan hasil investigasi menemukan bahwa isu yang disebar dalam video tersebut tidak benar.
"Dikatakan seolah-olah set top box itu berbahaya. Jangan percaya. Ternyata saat kita investigasi, bukan set top box yang rusak atau meledak," kata Gery seperti dikutip pada Senin (5/12/2022).
Lebih lanjut Gery membeberkan bahwa terbakarnya set top box itu diyakini karena adanya kesalahan kelistrikan yang memicu korsleting. Dalam kasus yang diperiksa Kominfo, diketahui adanya penggunaan konektor yang tersambung dengan 6 sampai 7 perangkat secara bersamaan.
"Setelah kami investigasi bukan set top box yang meledak, tapi konektor. Itu digunakan 6 atau 7 perangkat. Setelah dicek terbukti STB-nya tidak ada masalah,” bebernya.
Gery kemudian mengimbau masyarakat untuk membeli set top box yang sudah mengantongi sertifikat Kominfo, untuk menjamin kualitas serta layanan purnajual.
"Beli set top box yang tersertifikasi Kominfo dan SNI, karena ada garansi pabrik," tegas dia.
Apabila ada permasalahan dengan set top box tersebut, dikatakan Gery, masyarakat dapat langsung menghubungi kontak layanan produsen set top box yang bersangkutan.
Baca Juga: Set Top Box Meledak, Masyarakat Terauma Pake STB, Begini Kata Kominfo
Diwartakan sebelumnya, beredar sejumlah video yang menggambarkan set top box terbakar di beberapa tempat di Tanah Air. Kebakaran dipicu oleh perangkat set top box yang panas.
Belum diketahui apakah STB yang digunakan itu sudah memiliki sertifikat Kominfo atau tidak. Juga tak disebutkan merek dan model set top box terbakar tersebut.
Berita Terkait
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
64 STB XL Satu Berhasil Ditemukan dari Sindikat Pencurian di Makassar
-
5 Orang Pelaku Penipuan dan Pencurian STB XL Home Ditangkap dan Terancam 7 Tahun Penjara
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos
-
Efek Terlalu Menakutkan, Sutradara RE 2 Minta 'Mode Santai' di Resident Evil Requiem
-
Bocoran Harga Xiaomi 17T Beredar, Bersiap Hadir ke India dan Indonesia
-
Meriahkan Hari Mario, Game Baru Yoshi Bakal Hadir ke Switch 2 Sebentar Lagi
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X