Suara.com - CEO Twitter Elon Musk mengumumkan bahwa pembaruan perangkat lunak baru sedang dikerjakan untuk memberi tahu pengguna jika akun mereka telah "dilarang bayangan" (Shadowbanned).
Fitur baru tersebut akan menjelaskan mengapa seorang pengguna telah dilarang bayangan, artinya profil sulit ditemukan atau tweet kamu tidak terlihat pengguna Twitter lain, pengikut, dan akan memberikan petunjuk untuk mengajukan banding.
Elon Musk mentweet tentang fitur baru setelah komentator konservatif Bari Weiss merilis bagian kedua dari File Twitter pada Jumat (9/12/2022).
Dump dokumen terbaru berfokus pada "Daftar Hitam Rahasia Twitter"—bagaimana Twitter membatasi visibilitas beberapa akun konservatif profil tinggi.
Dilansir laman Gizmodo, Senin (12/12/2022), Musk tidak mengonfirmasi kapan fitur shadowbanning akan diluncurkan.
“Twitter sedang mengerjakan pembaruan perangkat lunak yang akan menunjukkan status akun Anda yang sebenarnya, jadi Anda tahu dengan jelas jika Anda telah diblokir secara bayangan, alasan mengapa, dan bagaimana mengajukan banding,” cuit Elon Musk.
Weiss mengklaim dokumen Twitter internal — dijuluki "File Twitter, Bagian Dua," —mengungkapkan proses "rahasia" yang digunakan perusahaan untuk membatasi akun, menyebutkan akun Twitter anti-LGBTQ, Libs of TikTok sebagai salah satu contohnya.
Dia mengklaim, tim karyawan Twitter membuat daftar hitam, mencegah tweet yang tidak disukai menjadi tren dan secara aktif membatasi visibilitas seluruh akun atau bahkan topik yang sedang tren — semuanya secara rahasia, tanpa memberi tahu pengguna.
Konsep shadowbanning pertama kali muncul pada 2018 ketika muncul laporan bahwa Twitter diam-diam melakukan shadowbanning terhadap Partai Republik, yang dibantah oleh salah satu pendiri dan CEO Twitter saat itu, Jack Dorsey.
Baca Juga: Langganan Twitter Blue iOS Naik Harga, Menjadi Rp 171 ribuan
Musk mengonfirmasi bahwa fitur peringatan larangan bayangan baru sedang bekerja, tidak lama setelah Instagram menerapkan pembaruan perangkat lunak serupa, yang menunjukkan kepada pengguna dengan akun profesional jika mereka memenuhi syarat untuk muncul dalam rekomendasi.
Itu juga memungkinkan pengguna meminta Instagram meninjau ulang konten mereka jika mereka yakin akan membuat kesalahan.
Fitur baru ini hadir ketika Musk menyebut dirinya sebagai "mutlak kebebasan berbicara" dan memulihkan hampir 12.000 akun yang sebelumnya dilarang atau ditangguhkan.
Berita Terkait
-
Siap Nyanyi di Pesta Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Gibran Rakabuming: Ini Kesempatanku untuk Bersinar
-
Belum Follow Back Akun Twitter Kaesang, Gibran Rakabuming: Nggak Perlu
-
Trending di Twitter, Ternyata Ini Makna di Balik ACE BASE FACE VOICE CHASE
-
Elon Musk Cabut Blokir 12.000 Akun Twitter, Termasuk Penyebar Hoaks dan Bokep
-
Usai Berantem, Apple Kembali Beriklan di Twitter
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan