Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melaksanakan analog switch off (ASO) atau peralihan siaran TV analog ke TV digital.
Sayang, beberapa masyarakat masih belum menikmati siaran tersebut. Meskipun sudah memiliki TV digital, namun kerap kali perangkat tidak bisa menjangkau sinyal atau bertuliskan tidak ada sinyal.
Lalu apa penyebab TV digital anda tidak muncul sinyal atau tidak ada gambar dan muncul tulisan "Tidak ada sinyal" meski anda telah menggunakan set top box (STB) untuk menangkap sinyal.
Berikut ini penyebab TV digital tidak ada sinyal atau gambar seperti dikutip dari Aqua Japan, Jumat (11/11/2022).
1. Perbaiki posisi antena
Penggunaan TV digital tetap menggunakan antena. Posisi antena itu dapat menentukan kuat atau lemahnya jangkauan sinyal. Jika posisi atau arah antena belum tepat, sinyal yang ditangkap pun tidak kuat.
2. Cek lagi kualitas antena
Jika antena yang digunakan telah lama atau usang, kemampuannya menangkap sinyal bisa jadi lemah. Begitu pula dengan antena yang berukuran kecil atau antena dalam.
3. Cek port jack
Baca Juga: Cara Tangkap Sinyal TV Digital lewat STB
Jack merupakan penghubung antara antena dengan STB TV digital. Namun terkadang komponen ini juga bisa jadi penyebab TV digital tak mendapatkan sinyal atau gambar.
Sehingga kalian harus mengecek jack karena bisa jadi itu rusak. Jika jack rusak, ini berdampak sinyal yang dikirimkan ke STB atau TV digital tidak maksimal. Karena itu tidak bisa memunculkan gambar di TV.
4. Gangguan sinyal
Gangguan sinyal TV digital bisa juga terjadi karena daerah atau wilayah tersebut belum termasuk ke dalam daerah yang telah mulai migrasi ke siaran TV digital.
Lantas bagaimana cara mengatasi siaran TV yang tidak ada sinyal? Berikut caranya:
1. Cari arah antena yang paling bagus
Berita Terkait
-
Daftar Frekuensi TV Digital di Yogyakarta dan Surakarta
-
Daftar Frekuensi TV Digital SCTV, Indosiar dan yang lainnya di Bandung hingga Cimahi
-
Hijrah ke TV Digital, Warga Seputar Bandung Diminta Beli Set Top Box
-
Daftar 25 Daerah yang Hijrah ke TV Digital per 3 Desember, Termasuk Bandung dan Yogyakarta
-
Kominfo Investigasi Isu Set Top Box Terbakar, Ini Hasilnya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital