Suara.com - Google Workspace meluncurkan update keamanan baru di Gmail, menambahkan enkripsi end-to-end yang bertujuan untuk memberikan lapisan keamanan tambahan saat mengirim email dan lampiran di web.
Pelanggan akan terus memiliki kendali atas kunci enkripsi dan layanan identitas yang menyediakan akses ke kunci tersebut.
Pembaruan masih dalam tahap beta, tetapi pelanggan Workspace yang memenuhi syarat dengan akun Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus dapat mengisi aplikasi untuk menguji program melalui pusat dukungan Google.
Setelah pembaruan enkripsi selesai, pelanggan Gmail Workspace akan menemukan bahwa informasi atau data sensitif apa pun yang dikirimkan tidak dapat didekripsi oleh server Google.
Menurut pusat dukungan, jendela aplikasi akan dibuka hingga 20 Januari 2023, dan setelah pengguna mengakses fitur tersebut, mereka akan dapat memilih untuk mengaktifkan enkripsi tambahan dengan memilih tombol gembok saat menyusun email mereka.
Namun begitu diaktifkan, beberapa fitur akan dinonaktifkan, termasuk emoji, tanda tangan, dan Smart Compose.
Juru bicara Google Ross Richendrfer mengatakan bahwa meluncurkan enkripsi sisi klien "di seluruh layanan Workspace sangat penting bagi pengguna kami."
Dia mereferensikan pengumuman awal Google pada Juni tahun lalu yang mengatakan bahwa fitur baru ditambahkan ke perangkat lunak enkripsi sisi klien, dengan memungkinkan pengguna untuk mengontrol kunci enkripsi dan secara individual memutuskan siapa yang akan memiliki akses ke data mereka.
“Enkripsi sisi klien sangat bermanfaat bagi organisasi yang menyimpan data sensitif atau teregulasi, seperti kekayaan intelektual, catatan perawatan kesehatan, atau data keuangan,” Richendrfer merujuk pada email tersebut.
Baca Juga: Twitter Memblokir Nomor Google Voice dari Autentikasi SMS, Termasuk Indonesia
Fitur enkripsi akan dipantau dan dikelola oleh administrator pengguna dan muncul setelah Google mulai bekerja untuk menambahkan lebih banyak fitur enkripsi ke Gmail.
Enkripsi sisi klien, atau CSE, ditambahkan ke Google Drive tahun lalu ketika perusahaan meluncurkan penawaran perusahaan baru yang memungkinkan bisnis mengenkripsi spreadsheet dan dokumen.
CSE sudah tersedia untuk Google Drive, termasuk di aplikasi seperti Google Dokumen, Spreadsheet, dan Slide. Itu juga ada di Google Meet, dan sedang dalam tahap beta untuk Kalender Google.
“Google Workspace sudah menggunakan standar kriptografi terbaru untuk mengenkripsi semua data saat istirahat dan dalam transit antar fasilitas kami,” kata Google dalam pengumumannya.
“Enkripsi sisi klien membantu memperkuat kerahasiaan data Anda sambil membantu mengatasi berbagai kebutuhan kedaulatan dan kepatuhan data,” tambahnya dilansir laman Gizmodo, Kamis (22/12/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Hot 70: HP Murah dengan Memori Ekstra Lega
-
Viral Gegara 'Percaya Diri' Rilis November, Barbie Rewind Siap Tantang GTA 6?
-
4 Tablet Infinix Murah yang Dilengkapi Slot SIM Card: Memori Besar, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
XLSMART Satukan Pemerintah, Industri dan Akademisi Sambut Arah Baru Indonesia di Era AI, Data dan 5G
-
Minecraft Dungeons II Siap Hadir Tahun Ini: Sekuel Dungeon Crawler yang Lebih Epik
-
7 Fitur Menarik di iOS 27: Optimalkan AI, Performa Diklaim Lebih Kencang
-
ASUS ExpertCenter D700 Mini Tower, Solusi Andal untuk Operasional Bisnis Modern
-
Bujet Rp1,5 Juta Dapat HP Xiaomi Seri Apa? Ini 5 Pilihan dengan RAM hingga 6 GB
-
5 HP Infinix Harga Rp1 Jutaan Juni 2026: RAM Besar, Lancar untuk Multitasking sampai Gaming