Suara.com - Pemerintah telah menetapkan aturan baru untuk menggabungan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dengan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Bagi yang belum mengetahuinya, cara menggabungkan NIK dan NPWP sangat mudah.
Rencana pemadanan NIK dan NPWP sebelumnya sudah disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 mengenai Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).
Penggabungan NIK dan NPWP wajib dilakukan oleh semua masyarakat Indonesia sebelum 1 Januari 2024.
Berikut ini cara menggabungkan NIK dan NPWP:
Cara menggabungkan NIK dan NPWP
- Pertama, kunjungi situs web Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat https://www.pajak.go.id/
- Login dengan NIK
- Ketikkan kata sandi dan kode keamanan
- Kemudian klik Login
Jika proses login tidak bisa dilakukan, maka pengguna bisa mengikuti cara di bawah ini:
- Buka situs web Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat https://www.pajak.go.id/
- Klik Login
- Masukkan 15 digit NPWP
- Ketikkan kata sandi dan kode keamanan
- Pilih menu Profil
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Cek validasi NIK
- Klik ubah profil
- Kemudian logout dan lakukan login ulang menggunakan NIK dan kata sandi yang sebelumnya digunakan
- Jika NIK pengguna sudah tercantum di menu profil, artinya NIK telah digabungkan dan dapat digunakan di situs pajak
Jika pengguna tidak melakukan pemadanan NIK dan NPWP sebelum 1 Januari 2024, pengguna bisa mendapatkan konsekuensi berupa sulitnya akses ke layanan perpajakan, yang mencakup laporan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) dan aktivasi EFIN.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
AHY: Jabatan Tak Abadi, Fasilitas Negara Jangan Dipakai Politik
-
Persija Sikat Borneo FC, Ini Klasemen Sementara Pekan I Super League 2026/2027
-
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
-
Lantik Pengurus Golkar Jateng, Bahlil Lahadalia Targetkan Penambahan Kursi di Pemilu 2029
-
Jumenengan Hangabehi Sebatas Melengkapi Adat, Gusti Neno: Belum Ada Raja Definitif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau: Lampung Selatan Siaga, Masyarakat Diminta Tak Terpancing Hoaks
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Link Streaming Debut Emil Audero Malam Ini Rayo Vallecano vs Racing Santander
-
Bandar Lampung Berselimut Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Gunakan Masker
-
AHY Bicara Keras di HUT ke-25 Demokrat: TNI-Polri dan ASN Jangan Jadi Alat Politik