Suara.com - Platform video YouTube, yang merupakan bagian dari Google, kini juga berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya.
Hal ini diumumkan secara internal oleh Chief Business Officer YouTube, Mary Ellen Coe. Menurut narasumber yang mengetahui masalah ini, PHK YouTube itu akan berdampak ke karyawan yang bekerja di bidang operasi bisnis, kemitraan, hingga periklanan.
Para pegawai yang terdampak ini bakal diberikan waktu singkat untuk mencari pekerjaan lain di perusahaan. Namun itu juga tidak menjamin mereka bertahan di YouTube.
Juru bicara YouTube Andrea Faville mengkonfirmasi kalau PHK ini bakal berdampak ke 100 orang di dalam tim kemitraan kreator.
"Tim yang tersisa akan berada di bawah kepemimpinan pusat yang berdedikasi di masing-masing negara," katanya, dilansir dari The Verge, Selasa (23/1/2024).
Tak hanya itu, PHK ini juga dirumorkan bakal merambah ke divisi YouTube Music hingga tim support.
Sejak awal tahun 2024, Google sudah melakukan PHK massal terhadap para karyawannya. PHK Google ini berimbas ke lebih dari 1.000 karyawan.
Tak lama setelah PHK gelombang pertama, Google juga memecat ratusan karyawan yang bekerja di divisi sales.
Baca Juga: Perusahaan Fintech Indonesia Tumbang, Xendit PHK Karyawan
Berita Terkait
-
Perusahaan Fintech Indonesia Tumbang, Xendit PHK Karyawan
-
Muncul Notifikasi Letusan Vulkanik Gunung Merapi di Google Maps, Netizen Geger!
-
Google PHK Karyawan Sales, Efek Produksi Teknologi AI?
-
Sang Raja Motor Bangkit Kembali, Inilah Spesifikasi Yamaha Fazer 250 2024
-
Cara Simpan Gambar dari Dokumen Google Docs
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Redmi Note 13 RAM 8 Harganya Berapa? Cek Daftar Harga HP Xiaomi Tipe Ini 2026
-
5 HP OPPO Reno Termurah April 2026, Kamera Paling Jernih untuk Tipe Mid-Range
-
Bocoran Xiaomi 17 Fold: Pakai Chipset Xring O3, Siap Jadi HP Lipat Paling Canggih 2026?
-
Acer Edu Summit 2026: Inovasi AI Ubah Cara Belajar, Ini Teknologi dan Strategi Pendidikan Masa Depan
-
Penyebab Kode 3E Mesin Cuci Samsung dan Panduan Perbaikan Mandiri di Rumah
-
Cara Aktifkan Roaming Data Saat Haji 2026, XLSMART Rilis Paket Murah Mulai Rp355 Ribu
-
4 Rekomendasi HP Xiaomi dengan Kamera OIS Terbaik: Warna Tajam, Video Stabil
-
MINIX T4000/T5000 Resmi Meluncur Mini PC AI Kencang untuk LLM dan Komputasi Lokal Tanpa Cloud