Suara.com - Tecno Pova 6 didukung dengan baterai besar 6,000 mAh, menjadi nilai tambah tersendiri bagi para gamers tentunya.
Tecno Pova 6 menjadi ser Pova yang fokus memberikan pengalaman gaming maksimal, ada banyak peningkatan yang dibawa, termasuk daya tahan baterai prima.
Anthoni Roderick, PR Manager TECNO Indonesia, mengungkapkan bahwa peran baterai dalam sebuah smartphone terutama smartphone gaming menjadi sangat penting, dengan tren gaming mobile yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
"Kami menyematkan baterai berkapasitas sangat lega di kelasnya, yakni 6,000 mAh ke dalam Tecno Pova 6, untuk memenuhi penggunaan intensitas tinggi selama seharian.
Memberi daya yang membuat selalu unggul dalam game agar mereka bisa #Always Menyala,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (24/6/2024).
Tecno Pova 6 membawa Super-Endurance Power System lewat baterai 6,000 mAh.
Kapasitas tersebut tentu sudah sangat pas untuk bermain seharian, hingga lebih dari 11 jam non-stop dan tidak perlu khawatir habis daya.
Hp Pova terbaru ini juga sangat memadai untuk kebutuhan lain seperti streaming video sampai 14 jam, maupun panggilan telepon sampai 31 jam.
Bahkan, saat indikator baterai tinggal 1 persen, Pova 6 berhasil menjadikannya sebagai penyelamat dalam situasi darurat, yang bisa digunakan untuk telepon 20 menit, gaming lebih dari 5 menit, atau waktu siaga lebih dari 4 jam.
Baca Juga: 6 Rekomendasi HP Layar Lipat Terbaru, Semua Resmi Masuk Indonesia
Bodi setipis 7,88mm, membuatnya 12,4 persen lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya, dengan bobot yang juga lebih ringan, hanya 195 gram.
Sementara fitur Battery Life Protection menjamin kapasitas baterai tetap prima, meski sudah digunakan selama 5 tahun.
Kapasitas baterai yang lega, tidak berarti para gamer memerlukan waktu lebih lama untuk mengisi daya smartphone.
Tecno Pova 6 dipasangkan dengan teknologi pengisian daya 70W Ultra Charge.
Untuk mencapai 50 persen hanya membutuhkan waktu 20 menit saja, sementara 50 menit sudah bisa terisi secara penuh.
Tidak hanya itu, terdapat teknologi Ladder Charge yaitu inovasi pengisian daya lebih cepat dan pintar.
Berita Terkait
-
Harga dan Spesifikasi Tecno Spark 20 Pro, HP Murah dengan Kamera Boba Mirip iPhone
-
Andalkan Sensor Sony, Begini Fitur Kamera Tecno Camon 30 Premier 5G
-
Tecno Camon 30 Premier Diluncurkan dan Mulai Dijual Global Bulan Depan, Termasuk Indonesia?
-
Sinyal Kuat Tecno Phantom V Fold 2 5G dan Phantom V Flip 2 5G Siap Meluncur
-
Review Tecno Spark 20 Pro Plus: HP Rp 2 Jutaan Bisa Punya Desain Mewah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Jelang HUT RI ke-81, Penjualan Baju Adat Anjlok 50 Persen: Agustusan Kalah Ramai dari Kartini
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini