Suara.com - Penggunaan Windows bajakan rupanya bisa membahayakan keamanan siber atau berpotensi menjadi pintu masuk para hacker untuk melakukan peretasan.
Hal itu diungkapkan oleh Konsultan Keamanan Siber, Teguh Aprianto. Menurutnya, keamanan secanggih apapun yang dibangun tetap bisa disusupi hacker.
Pada podcast Deddy Corbuzier di YouTube, Teguh menyebut username dan password bisa diretas dengan mudah.
"Mungkin disini ada yang pakai windows, tim lo. Terus tim lo ada yang pakai produk bajakan, Itu kalau produk bajakan diinstal, semua password bisa ditarik, itu enggak butuh pakai email pasword lagi, cukup pakai Cookie. Lewat semua," ujarnya dikutip pada Kamis (11/7/2024).
Deddy Corbuzier yang menjadi host di podcast itu pun mempertanyakan, apakah mungkin instansi pemerintah Indonesia memakai system bajakan?
"Tapi tidak mungkin kan instansi kita pakai bajakan?" tanya Deddy.
Teguh pun menyebut kemungkinan yang diterapkan di pemerintah. Menurutnya tidak menutup kemungkinan perangkat yang dipakai salah satu staf memakai system bajakan.
"Kenapa tidak mungkin? anggarannya sih ada, cuma enggak tahu dibeliin apa enggak. Kasus yang barusan, anggarannya backup kan ada, mungkin lagi progres kan," ujarnya.
Ia pun mengungkapkan keamanan sistem atau situs pemerintah mudah dibobol. Bahkan ia mengaku tak butuh lima menit untuk bisa masuk.
Baca Juga: Solusi Terdepan untuk Keamanan Siber di Indonesia dari Cisometric
"Gue enggak butuh Waktu dari 5 menit, lo butuh instansi mana? Instansi ini panya internal akses sistem, Jokowi saja bilang ada banyak aplikasi. Kalau cuma sekedar masuk dan menyusup. Kasus PDN ini bisa kita ulang setiap hari. Kalau mau," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...