Serangga menggunakan cahaya untuk menentukan mana yang “atas” dan “bawah”.
Dalam lingkungan alami, langit malam selalu lebih terang dibandingkan tanah, sehingga serangga secara naluriah mengarahkan punggungnya ke arah langit.
Ini dikenal sebagai respons cahaya punggung.
Namun, ketika mereka melihat lampu buatan yang terang, mereka menjadi bingung.
Lampu tersebut tampak seperti “langit kecil” yang muncul di dekat mereka, sehingga serangga kehilangan orientasi dan akhirnya berputar-putar di sekitar lampu.
Bukti Baru, Solusi Baru
Penelitian ini bukan hanya soal menjelaskan perilaku serangga, tapi juga bisa membantu kota-kota mengurangi dampak negatif pencahayaan buatan terhadap populasi serangga.
“Pengurangan cahaya yang terang, tidak terlindungi, dan menghadap ke atas dapat membantu mengurangi gangguan terhadap serangga malam,” kata para peneliti.
Mengapa ini penting? Karena serangga, terutama ngengat, memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai penyerbuk tanaman dan sumber makanan bagi hewan lain.
Baca Juga: Cerita 4 Perempuan Peneliti Hadirkan Solusi dari Tantangan Dunia Melalui Sains
Polusi cahaya yang tidak terkendali dapat mengganggu keseimbangan ekosistem tersebut.
Jadi, lain kali saat kamu melihat serangga berkerumun di sekitar lampu, ingatlah bahwa mereka bukan sekadar tertarik pada cahaya, melainkan sedang mencari arah!
Bagaimana menurutmu? Haruskah kita mulai memikirkan lampu ramah serangga di kota-kota kita?
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
-
Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih
-
Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series
-
Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo