Suara.com - Pada episode 8, musim 6 serial animasi "Futurama", kekonyolan bertemu kecerdikan saat ras alien mirip kucing mencoba ide gila: memanfaatkan energi rotasi Bumi untuk memperbaiki putaran planet mereka yang kacau.
Namun, yang terjadi justru serangkaian bencana kocak nan absurd!
Begitu rotasi Bumi berhenti, kekacauan pun meledak: Kepulauan Hawaii saling terlipat seperti origami raksasa, Menara Eiffel terangkat dari fondasinya dan melayang entah ke mana, dan, tentu saja, Hollywood tidak luput dari satir khas para penulis.
Film terkoyak secara harfiah, sementara para aktor terlempar ke angkasa—adegan yang membuat Anda tertawa sekaligus menggelengkan kepala.
Sebuah pengingat bahwa di dunia "Futurama", sains, humor, dan kegilaan adalah sahabat karib!
Meskipun episode tersebut memperlakukan hipotesis ini dengan hiperbola, adegan tersebut tidak jauh dari kenyataan seperti yang Anda bayangkan.
Mengutip sciencing.com, bumi berputar dengan kecepatan sekitar 1.000 mph di ekuator, angka yang bervariasi tergantung lokasi Anda di planet ini.
Di New York, misalnya, kecepatan rotasi bumi sekitar 800 mph; di Delhi, India, kecepatannya hanya sekitar 900 mph. Namun, di mana pun Anda berada, jika segala sesuatunya tiba-tiba terhenti, hal itu tidak akan terlihat baik.
Seperti yang pernah dijelaskan oleh ahli astrofisika terkenal Neil deGrasse Tyson dalam sebuah wawancara di Larry King Now, "Jika Anda tidak mengenakan sabuk pengaman ke Bumi, Anda akan terjatuh dan berguling, dengan kecepatan 800 mil per jam, ke arah timur. Ini akan membunuh semua orang di Bumi. Orang-orang akan terbang keluar jendela."
Baca Juga: Penampakan Gempa di California, Aspal Jalan Terbelah Hingga Gubernur Nyatakan Keadaan Darurat
Jadi, rotasi bumi yang tiba-tiba berhenti bukanlah skenario ideal bagi umat manusia untuk terus berkembang.
Untungnya, para ilmuwan percaya bahwa kemungkinan bumi benar-benar berhenti pada dasarnya adalah nol.
Namun selain manusia yang secara tak terduga terlempar dari bumi, apa sebenarnya dampak hal ini terhadap planet ini?
Skenario 1: Bumi berhenti berputar secara tiba-tiba
Jika rotasi bumi berhenti secara tiba-tiba dan drastis, akibatnya akan sangat buruk. Meskipun kita cenderung menganggap planet ini sebagai suatu kesatuan material, sebagian besar yang kita kaitkan dengan totalitas tersebut sebenarnya adalah sistem semi-independen yang mengambang di atau di atas kerak bumi.
Jika terjadi penghentian mendadak, sistem-sistem tersebut, beserta semua yang ada di permukaan – lautan, atmosfer, dan semua bangunan di planet ini – akan terus bergerak ke timur dengan kecepatan rotasi awal planet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan