Suara.com - Nama Gus Miftah menjadi perbincangan usai video dirinya menghina penjual es teh menjadi viral di X. Yang terbaru, seorang tokoh pendakwah, KH Achmad Chalwani menyebut pendiri ponpes tersebut sebagai sosok yang jago pidato tapi justru sering keliru membaca Al Quran.
Dalam penggalan video yang diunggah @AraituLaki menjadi viral di X, nampak KH Achmad Chalwani sedang berbicara terkait sosok yang pintar berpidato, sayangnya kerap keliru ketika membaca huruf Arab.
Terlihat dari video berdurasi 57 detik ini, KH Achmad Chalwani blak-blakan menyebut nama terkenal sekaligus pendiri ponpes di Yogyakarta, Gus Miftah.
Menurutnya, untuk orang yang tidak tahu, sosok seperti Gus Miftah dianggap sangat alim. Padahal seorang kiai bisa mengerti jika sosok-sosok tersebut salah membaca tulisan Arab.
"Di Jogja ada yang pinter pidato, ngomongnya pinter banget, tapi kalau baca Arab keliru, terkenal banget orangnya, Gus Miftah, Jogja itu. Kalau orang bodoh, ngertinya dia alim, kalau kiai kan ngerti kalau dia baca Arab keliru. Masa diundang ngaji di mana-mana padahal," ujar KH Achmad Chalwani.
Dirinya pun menyampaikan ajakan agar tidak keliru membaca tulisan Arab hingga Al Quran. Hal tersebut memiliki pengaruh penting ketika menyampaikan khotbah nantinya.
"Hati-hati, saya kemaren di Jakarta, di Jakarta ini bicara mubaligh, orang khotbah, hebat menerangkan pidatonya. Tapi ketika baca tulisan Arab, Al Quran gitu tapi banyak yang keliru," lanjutnya.
Viral di X, video KH Achmad Chalwani yang menyebut Gus Miftah jago pidato tapi keliru baca Al Quran ini lalu mendapat berbagai komentar dari netizen.
"Maklum muridnya Abah Lutfi, sama-sama suka ngaku-ngaku sama suka nyangkok nasab! Yang satu ngaku turunan nabi, yang satu ngaku keturunan kyai sepuh" balas netizen.
Baca Juga: Usai Gus Miftah, Terbit Nama Ustaz Adi Hidayat, Bakal Jabat Utusan Khusus Presiden?
"Naudzubillah Gus palsu, begal nasab" komentar akun lainnya.
"Sudah saya duga dari dulu" ungkap netizen.
"Pak Prabowo sudah tahu perihal ini?" tulis akun lainnya.
Sebelumnya, Gus Miftah menuai kritik pedas usai secara terang-terangan menghina penjual es teh. Usai meminta maaf, dirinya kemudian memutuskan mundur dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden.
Berita Terkait
-
Donasi dan Modal Usaha yang Diterima Sunhaji Usai Diejek Gus Miftah Capai Rp1 Miliar?
-
Pendidikan Ustaz Adi Hidayat, Komentarnya Soal Gus Miftah Hina Penjual Es Dipuji Bijak
-
Beda 180 Derajat, Adik Gus Miftah Kini Puji Kakak Setinggi Langit: Dia Tulang Punggung Keluarga
-
Aliansi Santri Jalanan Demo Pengunduran Gus Miftah dari Kabinet, Warganet: Skenario Dijalankan
-
Mengenal Prabu Brawijaya: Raja Majapahit yang Diklaim Satu Garis Keturunan dengan Gus Miftah
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah