Suara.com - Kaspersky Industrial Control Systems Cyber Emergency Response Team (ICS CERT) telah menguraikan prediksi keamanan sibernya untuk tahun 2025.
Akan ada kebutuhan yang semakin meningkat untuk melindungi sistem yang inovatif maupun yang sudah lama, sembari menavigasi lanskap ketegangan geopolitik, sanksi, dan hambatan perdagangan.
Pilihan vendor teknologi yang cermat oleh perusahaan industri juga akan menjadi kunci untuk memastikan operasi yang kokoh dan matang.
Serangkaian prediksi dan laporan analitis tahunan tentang perubahan utama dalam dunia keamanan siber.
Setahun yang lalu, Kaspersky memprediksi beberapa perkembangan ancaman ICS untuk tahun 2024 yang menjadi kenyataan.
Ransomware telah menjadi ancaman serius bagi perusahaan industri, dengan penjahat siber menargetkan organisasi bernilai tinggi, pemasok produk unik, dan perusahaan logistik besar.
Selain itu, hacktivisme yang bermotif geopolitik telah bertahan, menambah kompleksitas pada lanskap ancaman.
Dengan risiko-risiko ini yang tetap relevan, Kaspersky menyoroti enam perkembangan baru yang harus diwaspadai oleh perusahaan industri pada tahun 2025.
1. Meningkatnya risiko pencurian teknologi inovatif dari perusahaan industry
Baca Juga: Rentan Diretas, AI DeepSeek Dinilai Berisiko dalam Keamanan Siber
Inovasi mengubah bisnis dan mendorong revolusi teknologi baru, yang juga menarik penjahat dunia maya yang menargetkan lembaga penelitian dan perusahaan teknologi terkemuka untuk mencuri informasi teknis yang berharga.
Perusahaan industri sangat rentan, karena data sensitif sering kali lebih berisiko di "lantai pabrik" atau melalui rantai pasokan daripada di laboratorium penelitian mereka sendiri.
Melindungi aset teknologi operasional (OT) untuk melawan ancaman yang semakin meningkat ini di tahun 2025 memerlukan peningkatan kesadaran dan langkah-langkah keamanan siber yang kuat.
2. Sanksi dan hambatan yang sengaja diciptakan mengakibatkan teknologi operasional terpapar ancaman tambahan
Ketegangan geopolitik, sanksi, dan hambatan buatan untuk mengakses teknologi canggih mendorong pelanggaran hak kekayaan intelektual.
Hal ini menimbulkan risiko keamanan bagi pengembang dan pemasok OT, karena perlindungan yang dibangun dalam produk mereka mungkin tidak lagi cukup melindungi kekayaan intelektual mereka.
Berita Terkait
-
Hoax soal Viral BRI Terkena Ransomware, Ini Faktanya
-
Begini Cara Perusahaan Antisipasi Serangan Siber di Masa Depan
-
Viral Serangan Siber, Apa Itu Ransomware dan Bagaimana Mengatasinya?
-
Pakar Ungkap Kasus Serangan Ransomware BRI Tidak Benar, Cuma Modus Pemerasan Hacker
-
BRI Pastikan Nasabah Aman, Pengamat IT Ini Beberkan Dampak Ransomware jika Sampai Jadi Korban
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Akuisi Warner Bros, Paramount Bakal Memiliki Deretan Studio Game Legendaris
-
10 HP Android Terkencang AnTuTu Februari 2026: iQOO Memimpin, RedMagic dan Vivo Bersaing
-
iQOO Z11x 5G Meluncur Pekan Depan, Klaim Skor AnTuTu Tinggi dan Baterai Awet
-
57 Kode Redeem FF Terbaru 3 Maret 2026, Banjir Reward Spesial Ramadan Gratis
-
Kronologi Kasus Fadila, Viral Oknum Istri TNI Diduga Selingkuh dengan 13 Prajurit
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Hadiah Ramadan Gratis
-
Spesifikasi iPad Air 2026 M4: Tablet Tipis dengan AI, Cocok untuk Konten Kreator
-
HP Flagship 'Murah' iPhone 17e Pakai Chip Apple A19, Bisa Main Game Berat Apa Saja?
-
Daftar Harga MacBook Terbaru Maret 2026, Lengkap Air hingga Pro
-
5 Rekomendasi TWS Baterai Tahan Lama 2026, Ada yang Awet 56 Jam