Suara.com - Transformasi digitalisasi terhadap UMKM (Usaha Mikro, Keci, dan Menengah) terus dilakukan Indibiz, sebagai salah satu Commercial Brand dari Telkom yang menyasar usaha kecil dan menengah, untuk naik kelas.
Salah satu layanan yang menjadi andalan adalan Connectivity+ (Connectivity Plus) yang digunakan para pengusaha untuk memastikan kebutuhan data.
"Connectivity+ untuk memastikan kebutuhan di berbagai sector bisnis, jadi tidak hanya connectivity karena dari Telkom penyediaan infrastrukturnya bisa dipastikan ada di seluruh Indonesia," ujar OVP Enterprise Marketing & Regional management Telkom, Reni Yustiani, di ajang Digiland 2025, Jakarta, Minggu (18/5/2025).
Menurutnya, tidak sekedar konektivitas, melalui layanan Connectivity+ Telkom juga menghadirkan berbagai solusi lainnya yang bisa dimanfaatkan para UMKM di seluruh Indonesia.
"Tujuan kami dengan digital ini yang pertama tentunya small medium enterprise harus bisa lebih tumbuh bisnisnya, harus bisa lebih profit yang berikutnya harus naik kelas," tambah dia.
Reni menuturkan, pihaknya terus berusaha memberi dukungan terhadap UMKM ini untuk lebih mendapatkan keuntungan dari operasional.
Tidak sampai di situ, dari sisi operasionalnya juga bisa lebih efisien dan lebih efektif karena pelaku usaha pasti akan berfikir strategi yang bisa mereka gunakan untuk menumbuhkan bisnisnya.
"Ketiga, customer experience-nya di small medium enterprise agar lebih bagus jadi usahanya ini akan semakin sustain, akan semakin berkelanjutan," katanya.
Dia menambahkan, dengan begitu, UMKM Indonesia bisa naik kelas dan punya daya saing, tidak hanya di Indonesia tapi juga dengan digitalisasi bisa punya daya saing di global atau dunia.
Baca Juga: Solusi Berbagai Kebutuhan Bisnis hingga Peningkatan Layanan Publik, Telkom Hadirkan BigBox AI
Layananan Connectivity+ sendiri memiliki tiga solusi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pelaku usaha, yakni SDWan, WMS, dan touch-to-talk.
"Kita tawarkan tidak hanya connectivity biasa seperti competitor tapi ada plusnya, selain andal dan juga stabil, kita juga menjual ekosistemnya," jelas Ratri Wulandari, Enterprise Product Development Telkom.
Solusi SDWAN, dia menerangkan, produk ini mengedepankan keamanan yang tidak harus mahal.
"Untuk value yang aman, pakai yang murah saja seperti broadband 4G dari Telkomsel itu tetap aman," ucapnya.
SDWAN sendiri merupakan Integrated Managed Wide Area Network berbasis Software-Defined yang mengintegrasikan connectivity, customer premise dan web portal.
Kemudian, WMS (Wifi Manage Service) yang tidak hanya internet bersifat internal semata, tapi juga bisa untuk end user dalam hal ini pelanggan.
Berita Terkait
-
Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp36,6 Triliun di Awal 2025: Perkuat Bisnis Digital
-
Laporan Keuangan Kuartal I 2025, Telkom Catat Pendapatan Konsolidasi Rp36,6 Triliun di Awal Tahun
-
Solusi OCA Chatbot Builder Untuk Efisiensi Layanan Publik
-
Rayakan Hari Bumi, Telkom Tebar Kebaikan: Ribuan Bibit untuk Bumi Lestari di 4 Lokasi
-
Rangkaian GoZero% Goes to Medan, Telkom Gelar Aksi Jalan Santai Sambil Pilah Sampah Plastik
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik
-
Honor 600e Andalkan Chip Anyar Dimensity 7100, Usung Memori Lega 512 GB
-
HP Flagship Oppo Diprediksi Usung Chip Flagship Terbaru MediaTek, Ungguli Apple
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Cara Smartwatch Garmin Deteksi Kelelahan 'Tak Kasat Mata' pada Perempuan
-
itel VistaTab 11 Resmi Hadir di Indonesia: Tablet 2 Jutaan dengan Fitur AI Study dan Desain Stylish
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless
-
Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta