Menurut Aditia Grasio Nelwan, pihaknya akan menggelar webinar untuk para penjual yang dilakukan cara rutin.
"Kita setiap 2 minggu sekali ada webinar untuk membantu seller, pelajari lagi dari awal gimana caranya upload produk, gimana caranya untuk beriklan, gimana caranya untuk mengatur keuangan, segala macem. Jadi kita udah rutin sih, ada workshop offline juga di beberapa kota, ada live chat juga, misalnya seller butuh bantuan bisa langsung hubungi atau misalnya butuh petunjuk-petunjuk lain bisa ke official social media kita dan website," paparnya.
Sementara itu, di platform yang sudah terintegrasi Tokopedia dan TikTok Shop para penjual bisa merasakan pengalaman berjualan dengan berbagai fitur baru.
"Dulu misalnya saya jual batik biru, saya harus buka seler-seler Tokopedia, saya harus jual seler-seler di Tiktok Shop untuk lihat totalnya saya berapa sih dalam 1 bulan batik biru ini. Tapi misalnya sekarang udah kelihatan lebih jelas" ungkap Aditia Grasio Nelwan.
Selain itu juga ada monitor stok, dimana penjual dapat lebih mudah memantau persediaan dagangannya.
"Jadi kita stoknya juga bisa kelihatan, oh ternyata batik biru ini tinggal 50 nih total-total. Jadi harus nambah lagi stok, misalnya pengintahnya masih banyak. Jadi yang tadinya harus buka 2, tinggal buka 1, jadi lebih efisien aja sih," terangnya.
Tidak hanya itu, dia juga memaparkan kelebihan bergabung di Sell Center baru adalah dalam mengelola review dan follower.
"Seller juga review dan followersnya itu nggak hilang. Jadi mungkin salah satu kekhawatiran seller itu membangun kreditas yang misalnya dia udah jualan dari 5 tahun yang lalu. Saya udah ada followers, saya udah ada bintangnya, ada reviewnya udah positif banget. Mungkin ada kekhawatiran, itu ilang. Tapi sekarang justru nggak hilang, tetep ada dan justru dikombinasi di antara Tiktok Shop dan Tokopedia. Jadi lebih kompetensif, buyer juga lebih percaya dirinya karena intinya lebih banyak" beber Aditia Grasio Nelwan.
Baca Juga: Tokopedia dan TikTok Shop Ungkap Kebiasaan Cari Produk lewat Search Engine
Berita Terkait
-
TikTok Bantah Tuduhan Monopoli KPPU usai Akuisisi Tokopedia
-
Itel Alpha 3 Resmi Rilis: Smartwatch Murah Rp200 Ribuan Tahan Air
-
8 Cara Menghasilkan Uang dari TikTok Paling Efektif Tahun 2025
-
5 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok, Pilihan Terbaik dengan Harga di Bawah Rp1,5 Juta
-
KPPU Ungkap Potensi Monopoli Tokopedia-TikTok, Harga Barang Terancam Naik dan Rugikan UMKM
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Hazelight Umumkan Rekor Penjualan: Split Fiction Laku 7 Juta Kopi, It Takes Two 30 Juta
-
8 HP Midrange Murah Kamera Bagus dengan Fitur Tahan Air, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
GTA 6 Online Diprediksi Rilis Lebih Cepat, Ada Peningkatan Gameplay
-
Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 April 2026: Raih M1014 Undersea dan Mobil Amfibi
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026: Klaim FC Points, Gems, dan Pack Liga Champions
-
HP Murah Infinix Hot 70 Muncul di Google Play Console, Usung Memori Lega
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
7 HP Rp2 Jutaan Kamera 108MP dengan Stabilizer, Hasil Jepretan Jernih Mirip iPhone