- LG Indonesia meluncurkan TV premium QNED evo AI seri QNED86 dengan layar besar hingga 100 inci.
- TV ini memakai Mini LED dan prosesor AI untuk visual dramatis serta mencapai 100% Color Volume.
- Perangkat ini mendukung audio virtual surround 9.1.2, gaming 4K 144Hz, serta platform smart TV webOS 25.
Suara.com - LG Electronics Indonesia resmi menghadirkan TV premium terbaru QNED evo AI seri QNED86 ke pasar Indonesia.
Perangkat ini membawa layar raksasa hingga 100 inci dengan teknologi Mini LED dan prosesor AI terbaru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton layaknya bioskop langsung di ruang keluarga.
Kehadiran TV ini memperkuat lini televisi premium LG dengan menggabungkan layar ultra besar, teknologi visual sinematik, serta audio imersif dalam satu perangkat.
“LG QNED evo terbaru ini menjadi representasi kuat komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman hiburan rumah yang membawa nuansa bioskop premium,” ujar Paul Park, Product Director TV LG Electronics Indonesia.
Ia menambahkan, kombinasi ukuran layar besar dengan teknologi visual dan audio terkini membuat pengalaman menonton film menjadi lebih mendalam.
“Bentang layar besar serta adopsi teknologi visual dan audio terbaru di dalamnya menjadi paduan yang memberikan kualitas gambar dan suara imersif saat menikmati film favorit,” katanya di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Layar Mini LED hingga 100 Inci, Visual Lebih Dramatis
LG menghadirkan seri QNED86 dalam beberapa ukuran layar besar, mulai dari 75 inci hingga 100 inci.
Namun daya tarik utamanya terletak pada penggunaan teknologi Mini LED yang meningkatkan kualitas visual secara signifikan.
Baca Juga: Hisense U7SF dan U7SG Resmi Debut dengan Layar MiniLED hingga 116 Inci, Harga Kompetitif
Lampu Mini LED yang digunakan berukuran sekitar 1/40 lebih kecil dibanding LED konvensional, sehingga memungkinkan pemasangan puluhan ribu lampu secara lebih rapat di belakang panel.
Teknologi ini menghasilkan kontrol pencahayaan yang jauh lebih presisi, sehingga tampilan warna hitam lebih dalam, kontras lebih tajam, dan detail gambar lebih kaya.
Selain itu, efek blooming yang biasanya muncul di sekitar objek terang juga dapat diminimalkan.
“Seluruh kelebihan teknologi ini membuat setiap adegan dalam film tampil lebih dramatis dan realistis, seolah sesuai visi para pembuat film,” ujar Paul Park.
Warna Lebih Akurat dengan Sertifikasi 100% Color Volume
Sebagai bagian dari keluarga TV QNED, model ini dibekali teknologi Dynamic QNED Color Pro yang dirancang untuk menghadirkan reproduksi warna lebih dalam dan jernih.
Berita Terkait
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
Viral TV Iran Umumkan Khamenei Tewas: Presenter Menangis, Sebut Capai Syahid di Ramadan
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
LG Perkuat Edukasi Cuci Higienis, Andalkan Fitur Allergy Care hingga TurboWash 360
-
LG Swing: Monitor Pintar Tanpa PC, Layar Sentuh 4K untuk Kreator dan Profesional
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan