Tekno / Game
Senin, 20 April 2026 | 14:14 WIB
Ilustrasi hacker. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Peretasan data GTA Online justru memicu kenaikan saham Take-Two sebesar 7,07 persen.

  • Data bocor mengungkap GTA Online hasilkan 1 juta dolar AS setiap hari.

  • Investor optimis melihat kekuatan finansial Rockstar meski terjadi serangan siber besar.

Suara.com - Industri gaming heboh setelah hacker atau peretas terkenal mengklaim telah membobol data milik Rockstar dan menyebar data GTA Online.

Tak disangka, data penjualan GTA Online yang bocor justru membuat saham Take-Two (induk Rockstar Games) malah membaik.

Saham Take Two Interactive (NASDAQ:TWTO) menguat 7,07 persen di angka 212 dolar AS (Rp3,64 juta) pada 20 April 2026.

Itu meningkat dari 198 dolar AS (Rp3,4 juta) dibanding 7 hari sebelumnya.

Upaya kelompok peretas Rockstar, ShinyHunters, untuk menekan sang developer game justru berakhir menjadi bumerang yang menguntungkan.

Alih-alih merugi, perusahaan induk Rockstar, Take-Two Interactive, malah menikmati lonjakan harga.

Investor kemungkinan bertambah optimis setelah data pendapatan masif dari GTA Online bocor ke publik. Ini adalah sebuah ironi yang jarang terjadi di dunia siber.

Awalnya, ShinyHunters mengancam akan merilis data rahasia jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, sebuah taktik yang sering berhasil menekan perusahaan besar.

Namun, data yang mereka bocorkan (setelah Rockstar menolak untuk tunduk) ternyata bukanlah informasi sensitif terkait pengembangan GTA 6, melainkan data finansial.

Baca Juga: Game Star Trek Resurgence Dihapus dari Toko Digital, Lisensi Berakhir

Itu justru membuat para investor tersenyum lebar. Bocoran tersebut mengungkap fakta mengejutkan: GTA Online, sebuah game yang sudah berumur lebih dari satu dekade, masih mampu menghasilkan lebih dari 1 juta dolar AS per hari.

Itu sekitar 500 juta dolar AS (Rp8,6 triliun) per tahun, melalui penjualan Shark Card.

Informasi ini seketika mengubah narasi dari krisis keamanan menjadi demonstrasi kekuatan finansial.

Pasar merespons positif, melihat GTA Online sebagai mesin uang yang luar biasa tangguh.

Kenaikan saham menambah sekitar 1 miliar dolar AS pada kapitalisasi pasar perusahaan, sebuah keuntungan tak terduga yang dipicu oleh para peretas itu sendiri.

Mengutip TechRadar, pihak Rockstar sendiri secara konsisten meremehkan dampak peretasan ini.

Load More