- Wamen Komdigi Nezar Patria menekankan pentingnya penggunaan watermark pada konten AI untuk mencegah penyebaran konten manipulatif seperti deepfake.
- Pemberian tanda khusus pada konten AI bertujuan melindungi masyarakat rentan agar tidak mudah terpapar hoaks dan disinformasi digital.
- Pemerintah tengah berkolaborasi dengan perusahaan teknologi global untuk mendukung implementasi kebijakan pemberian watermark pada konten buatan kecerdasan buatan.
Suara.com - Wakil Mentri (Wamen) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, menegaskan pentingnya pemberian watermark pada konten yang dihasilkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), terutama di tengah maraknya konten manipulatif seperti deepfake di internet.
Dalam pernyataannya di Yogyakarta usai membuka Workshop AI Talent Factory di Universitas Gadjah Mada, Nezar mengingatkan bahwa teknologi generatif kini mampu menciptakan konten yang sangat realistis, mulai dari gambar hingga suara, yang sulit dibedakan dari aslinya.
“Generatif AI bisa menghasilkan foto yang sangat mirip, bahkan suara seseorang yang tidak pernah mengucapkan kata-kata tersebut dalam kenyataan, tapi muncul di ruang digital,” ujarnya dikutip dari laman Antara, Sabtu (18/4/2026).
Ia menekankan, kondisi ini membuat watermark menjadi krusial sebagai penanda bahwa sebuah konten merupakan hasil AI.
“Di sinilah pentingnya pengembang dan pengguna AI untuk memberikan tanda atau watermark bahwa ini adalah produk AI,” tegasnya.
Menurut Nezar, keberadaan watermark sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti orang tua dan lansia yang belum sepenuhnya mengikuti perkembangan teknologi digital.
Tanpa penanda yang jelas, mereka berisiko lebih mudah terpapar hoaks dan disinformasi yang beredar di media sosial.
“Kita tahu banyak orang tua yang kesulitan membedakan apakah informasi di dunia digital itu benar atau tidak,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa regulasi pemerintah melalui PP Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas lebih difokuskan pada perlindungan anak di ruang digital, sehingga belum secara spesifik menyasar kelompok usia lanjut.
Baca Juga: Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar
“PP Tunas memang didedikasikan untuk menciptakan lanskap digital yang sehat bagi anak-anak, jadi tidak menyasar yang tua-tua,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kementerian Komunikasi dan Digital terus menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan teknologi global untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut.
Sejumlah platform besar seperti Google, Meta, dan TikTok disebut menunjukkan respons positif.
“Dialog terus berjalan dengan sejumlah tech companies, dan kami mengapresiasi respons kolaboratif mereka dalam mengadopsi aturan, termasuk pembatasan usia dan solusi teknologi konkret,” kata Nezar.
Berita Terkait
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan
-
Serangan Deepfake AI Diprediksi Bakal Merajalela di 2025
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
5 HP Samsung dengan Chipset Snapdragon Terbaik, Performa Kencang dan Juara
-
Vivo X300 Ultra dan X300 FE Segera Rilis: Snapdragon 8 Gen 5 dan Kamera ZEISS Jadi Andalan
-
5 HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB yang Pas untuk Multitasking, Performa Stabil
-
Update Daftar Harga HP Tecno April 2026 Lengkap Semua Seri Terbaru
-
Update Daftar Harga HP Honor April 2026, Lengkap Seri Premium dan Entry Level
-
Terpopuler: 7 HP Infinix Termurah 2026, Alasan Wikipedia Mau Diblokir Pemerintah
-
6 HP Baterai Jumbo Paling Murah untuk Dukung Mobilitas Tinggi Pekerja Lapangan
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 17 April 2026: Amankan Loot Crate Keren Akhir Pekan Ini dan Tabung Diamond
-
Pakai AI, Peneliti Temukan Pengadaan Aneh Komdigi: Sewa Tanaman Hias Tembus Rp1 Miliar
-
29 Kode Redeem FC Mobile Aktif 17 April 2026, Klaim 1000 Poin Rank dan Pemain Dreamchaser 117