- Direktorat Jenderal Pajak menunjuk Strava sebagai pemungut PPN atas layanan digital berbayar untuk menciptakan kesetaraan pajak di Indonesia.
- Kebijakan pajak tersebut hanya berlaku bagi pengguna layanan Strava Premium dan tidak memengaruhi pengguna versi aplikasi gratis.
- Strava memastikan pengguna tidak terdampak kenaikan harga karena perusahaan akan menanggung seluruh biaya tambahan akibat penerapan pajak.
Suara.com - Kabar mengenai aplikasi olahraga Strava yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pengguna mengira seluruh layanan Strava akan menjadi lebih mahal.
Padahal, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk layanan berbayar dan tidak berdampak pada pengguna versi gratis.
Pajak tersebut diberlakukan setelah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menunjuk Strava sebagai salah satu penyedia layanan digital luar negeri yang wajib memungut PPN atas transaksi layanan digital di Indonesia.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan kesetaraan perlakuan pajak antara pelaku usaha digital dan konvensional.
Meski telah ditunjuk sebagai pemungut PPN, Strava memastikan pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir terhadap kenaikan biaya berlangganan.
Juru bicara Strava mengatakan perusahaan akan menanggung langsung biaya tambahan akibat penerapan PPN sehingga pelanggan tidak akan dikenai tarif langganan yang lebih tinggi.
"Sebagaimana diumumkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI, Strava menjadi salah satu dari sejumlah platform digital internasional yang kini ditunjuk untuk memungut pajak pertambahan nilai (PPN) atas layanan digital berbayar di Indonesia," ujar juru bicara Strava kepada Suara.com, Rabu (8/7/2026).
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung komunitas olahraga di Indonesia tanpa membebani pengguna.
"Kami berencana menyesuaikan diri dengan kebijakan baru ini dengan menyerap secara langsung biaya tambahan akibat penerapan PPN tersebut. Tidak akan ada kenaikan harga berlangganan Strava, dan layanan gratis kami juga akan tetap tidak berubah," bebernya.
Baca Juga: Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis
Strava menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif.
"Kami percaya langkah ini merupakan cara terbaik untuk mendukung misi kami dalam membantu masyarakat Indonesia menjalani kehidupan yang lebih aktif dan sehat di seluruh negeri."
Siapa yang Terkena PPN?
Pengenaan PPN hanya berlaku bagi pengguna yang membeli atau memperpanjang langganan Strava Premium.
Sementara itu, pengguna yang memanfaatkan layanan gratis (free) tidak dikenai PPN karena tidak melakukan transaksi digital yang menjadi objek pajak.
Bagaimana Mekanisme Pemungutannya?
Berita Terkait
-
Dua Seri Smartwatch Ini Jadi Pilihan Pelari di Strava, Latihan Beban Meningkat
-
Strava Ungkap Data Olahraga 2024: Gen X Kalahkan Gen Z, Minat Besar di Klub Lari
-
Riset Strava: Rata-rata Orang Indonesia Olahraga 48 Menit, Terbanyak Dilakukan di Jaksel
-
7 Rekomendasi Aplikasi Joging Terbaik Agustus 2024, Jadi Alternatif Strava
-
Viral Joki Strava, Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600
-
Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo
-
4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi
-
4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang
-
2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik
-
Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB
-
Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1
-
Bujet Rp2 Jutaan Dapat HP Apa? Ini 6 Pilihan Terbaik di 2026 untuk Multitasking Lancar