- Lenovo memperkenalkan lini perangkat Yoga terbaru di IFA 2026 yang dirancang untuk mendukung proses kreatif dan AI lokal.
- Portofolio tersebut mencakup laptop premium berbasis NVIDIA RTX Spark serta dua tablet baru yang dilengkapi berbagai fitur kecerdasan buatan.
- Lenovo juga menghadirkan konsep Smart Canvas dan Lenovo Qira untuk memudahkan pengguna melanjutkan pekerjaan di berbagai perangkat berbeda.
Perangkat ini juga ditenagai NVIDIA RTX Spark dengan unified memory hingga 64GB. Pengguna dapat menggunakan Yoga Pen Gen 2 langsung pada layar maupun Force Pad dengan haptic feedback.
Dengan begitu, perangkat dapat digunakan untuk membuat sketsa, anotasi, ilustrasi, navigasi timeline, sampai editing secara lebih presisi.
Layar PureSight Pro OLED 16 inci dengan variable refresh rate hingga 120Hz juga dirancang untuk mendukung aktivitas tersebut, termasuk pekerjaan visual, animasi, gaming, dan interaksi sehari-hari.
Lenovo juga menyebut platform NVIDIA RTX pada perangkat ini dapat mempercepat penggunaan sejumlah tools kreatif dan AI seperti Adobe Premiere Pro dan ComfyUI, termasuk model lokal seperti FLUX dan LTX.
Tablet Ikut Masuk ke Alur Kreatif
Lenovo tidak hanya mengandalkan laptop. Dua tablet baru, Yoga Tab Plus Gen 2 dan Yoga Tab Gen 2, dirancang untuk menangkap ide melalui pen, suara, visual, dan sentuhan.
Keduanya membawa sejumlah pengalaman AI bawaan seperti Lenovo AI Vision, Lenovo Qira, Smart AI Input, AI Creation Tools, AI Note, dan Live Transcript.
Artinya, pengguna dapat memulai sebuah ide melalui tulisan tangan, suara, atau gambar, kemudian mengembangkannya menggunakan perangkat yang sama.
Yoga Tab Plus Gen 2 menyasar pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi. Tablet ini menggunakan Snapdragon 8 Elite Mobile Platform dengan Qualcomm Oryon CPU dan layar 4K PureSight Pro 13 inci.
Sementara itu, Yoga Tab Gen 2 dibuat lebih ringkas dengan layar 11 inci dan bobot hanya 480 gram. Perangkat ini menggunakan MediaTek Dimensity 9500s dengan optimasi AI bawaan.
Keduanya juga mendukung Tab Pen Pro 2 sehingga tablet dapat digunakan untuk menggambar dan mencatat sekaligus beralih ke produktivitas berbasis keyboard.
Satu Ide, Berpindah Banyak Perangkat
Perubahan paling menarik justru terlihat ketika Lenovo membawa konsep Smart Canvas.
Konsep ini dirancang agar pengguna dapat memulai pekerjaan di satu perangkat dan melanjutkannya di perangkat Lenovo lain yang kompatibel. Input juga tidak terbatas pada keyboard dan mouse, tetapi mencakup suara, pen, kamera, dan sentuhan.
Dalam demonstrasinya di Lenovo Innovation World, Smart Canvas Concept menghubungkan Lenovo Yoga AIO i Aura Edition 32 inci dengan Yoga Tab Gen 2.
Gagasannya sederhana: kreator tidak harus terus berada di satu perangkat ketika ide berkembang.
Di sinilah Lenovo Qira mengambil peran. Teknologi personal ambient intelligence tersebut dirancang untuk memahami konteks pengguna di PC dan tablet Yoga yang didukung, sehingga informasi dan pekerjaan dapat dilanjutkan ketika pengguna berpindah perangkat.
Senior Vice President & General Manager Consumer Segment Lenovo Intelligent Devices Group, Jun Ouyang, mengatakan proses kreatif kini semakin melibatkan banyak aplikasi, perangkat, dan cara berinteraksi.
“Melalui portofolio Yoga terbaru, kami menghadirkan kombinasi antara performa komputasi lokal yang tinggi, desain perangkat yang fleksibel, dan pengalaman lintas perangkat yang semakin personal,” ujar Jun dalam keterangan resminya, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, pendekatan tersebut ditujukan untuk membantu kreator dan pengembang menjalankan berbagai tahapan pekerjaan sekaligus memudahkan perpindahan proyek dari satu perangkat dan aplikasi ke perangkat lainnya.
AI Membantu, Kreator Tetap Memegang Kendali
Lenovo juga melihat bahwa tidak semua ide lahir ketika pengguna sedang duduk di depan laptop.
Senior Vice President Global Innovation Center Lenovo Intelligent Devices Group, Johnson Jia, mengatakan tablet Yoga terbaru dirancang agar pengguna dapat menangkap dan mengembangkan ide melalui berbagai cara.
“Melalui tablet Yoga terbaru, pengguna dapat menangkap dan mengembangkan ide dengan menggunakan pen, suara, visual, maupun sentuhan,” ujarnya.
Pendekatan tersebut memperlihatkan arah baru perangkat kreator. AI tidak hanya ditempatkan untuk menghasilkan sesuatu secara otomatis, tetapi menjadi bagian dari proses kerja yang membantu pengguna mengembangkan ide dari tahap awal hingga menjadi karya.
Pada akhirnya, Lenovo sedang menggeser fungsi perangkat Yoga dari sekadar alat untuk menjalankan aplikasi menjadi bagian dari alur kreatif yang lebih utuh.
Laptop menangani pekerjaan berat secara lokal, tablet menjadi ruang untuk menuangkan ide, sementara AI dan konektivitas lintas perangkat membantu menjaga pekerjaan tetap berjalan ketika pengguna berpindah tempat maupun perangkat.
Untuk pasar Indonesia, Lenovo belum mengumumkan harga dan ketersediaan Yoga Pro 9n, Yoga 9n 2-in-1, Yoga Tab Plus Gen 2, dan Yoga Tab Gen 2.