HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB
Peluncuran HP OmniBook 5 di Jakarta, Kamis (5/11/2026). [Suara.com/Rahma]
BACA 10 DETIK
  • HP Indonesia meluncurkan laptop OmniBook 5 berbobot 1,16 kg dan setebal 11,77 mm pada 5 November lalu untuk mendukung mobilitas tinggi.
  • Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core Series 3 dengan baterai tahan hingga 18,5 jam serta teknologi kecerdasan buatan.
  • Laptop seharga mulai Rp16.999.999 ini dilengkapi layar OLED 2.5K dan garansi perlindungan kerusakan tidak disengaja selama dua tahun.

Suara.com - Mobilitas tinggi membuat pengguna membutuhkan laptop yang tidak hanya memiliki performa mumpuni, tetapi juga ringan dibawa dan mampu bertahan lama tanpa bergantung pada sumber listrik.

Menjawab kebutuhan tersebut, HP menghadirkan OmniBook 5 dengan desain ultra-tipis, bobot ringan, serta dukungan teknologi AI untuk menunjang produktivitas sehari-hari.

Body berbahan aluminium premium, HP OmniBook 5 memiliki bobot sekitar 1,16 kilogram dengan ketebalan 11,77 mm. Dimensi tersebut dirancang untuk memudahkan pengguna membawa perangkat dalam berbagai aktivitas, mulai dari bekerja di kantor, mengikuti perkuliahan, hingga bekerja dari berbagai lokasi.

Consumer Personal Systems Category Manager HP Indonesia, Edo Jonathan Chandra, mengatakan bahwa pengembangan OmniBook 5 didasarkan pada perubahan pola aktivitas generasi muda yang kini semakin beragam.

Laptop tidak lagi hanya digunakan untuk kebutuhan pekerjaan atau pendidikan, tetapi juga mendukung aktivitas kreatif hingga pekerjaan sampingan (side hustle).

“Notebook itu enggak cuma sekadar buat produktivitas, tapi juga buat mencerminkan aktivitasnya, yaitu dari desain atau fungsionalitasnya,” ujar Edo dalam acara The OmniBook Club House 2.0: Step into Your OmniWorld, Kamis (5/11).

Meski tipis, HP OmniBook 5 tetap memiliki port lengkap: dua port USB Type-C, HDMI, dan audio jack.

HP juga melengkapi perangkat ini dengan HP 65 Watt GaN Adapter berukuran ringkas sehingga tidak berat dibawa berpergian.

Untuk mendukung mobilitas tersebut, HP OmniBook 5 ditenagai prosesor Intel Core Series 3 (Wildcat Lake) yang mengedepankan efisiensi konsumsi daya.

Country Enterprise Technical Architect Intel Indonesia, Muhamad Kamal, menjelaskan bahwa penggunaan prosesor berdaya rendah memungkinkan perangkat memiliki desain lebih tipis sekaligus mengoptimalkan ruang untuk kapasitas baterai.

“Karena CPU-nya low power, jadi teman-teman HP bisa mengisi semua baterai di dalam laptopnya. Makanya akhirnya laptopnya jadi bisa lebih tipis,” jelas Kamal.

Dari sisi daya tahan, HP OmniBook 5 diklaim mampu bertahan hingga 18,5 jam untuk streaming Netflix, 12 jam untuk produktivitas perkantoran, dan sembilan jam untuk aktivitas konferensi video.

Kamal menilai, daya tahan baterai tersebut dapat menunjang kebutuhan pengguna yang kerap bekerja secara mobile tanpa harus terus mencari sumber listrik.

“Minimal sembilan jam aja udah bisa running menggunakan baterai, jadi tanpa perlu cari colokan,” ungkapnya.

Dukung Produktivitas dengan Teknologi AI

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com