Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) terus berinovasi. Kali ini, Pos Indonesia memperkenalkan fitur Pospay Gold dalam aplikasi Pospay. Ini adalah layanan dan wadah perdagangan emas digital yang ditujukan untuk penguatan pengembangan ekosistem digital ekonomi syariah.
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengungkapkan, Pos Indonesia sebagai badan usaha yang berusia 276 tahun bisa terus bertahan karena selalu melakukan transformasi, seperti halnya pada saat ini melakukan transformasi digital khususnya pada layanan yang tersedia pada website dan mobile apps pospay superapp.
Peluncuran Pospay Gold dilakukan di Pos Bloc, Jakarta, pada Rabu, 23 Agustus 2023. Peluncuran ini dihadiri sekaligus diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma'ruf Amin. Ma'ruf pun meminta agar Pos Indonesia juga bisa bertanggung jawab sepenuhnya dalam pembuatan dan pengoperasian Pospay Gold ini. Terutama dalam hal keamanan agar bisa menjaga serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pos Indonesia.
Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Haris menjelaskan lebih lanjut mengenai Pospay Gold. Kehadirannya sebagai upaya Pos Indonesia menjawab kebutuhan masyarakat dalam berinvestasi. Terutama dalam berinvestasi emas melalui digital. Selain itu, Pos Indonesia juga menerapkan sistem keamanan terbaik dalam Pospay Gold. Tujuannya agar mencegah peretasan data customer.
Pos Indonesia juga menjamin keamanan emas secara fisiknya. Mereka meminta agar masyarakat tidak khawatir karena Pos Indonesia sudah menjamin penjagaan fisik emas di salah satu kantor dengan menerapkan pengamanan standar internasional. Simak video lengkapnya!
Berita Terkait
-
Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Cara Daftar Mudik Gratis Pos Indonesia 2026, Cek Syarat dan Rute Perjalanan
-
Pos Indonesia Gandeng Emiten WIFI Bantu Distribusi Internet Rakyat
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Istana Rilis 5 Calon Logo HUT 81 RI, Masyarakat Bisa Pilih Langsung
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
Langkah Besar Menuju Damai, JD Vance Sebut Dialog AS - Iran Berjalan Positif
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut
-
Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan
-
Prabowo Resmikan Jalan Daerah Sepanjang 1.151 KM di Seluruh Indonesia
-
Hotel Sultan Jakarta Segera Berubah Wajah, Danantara Siapkan Ikon Baru Nasional
-
Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran