Suara.com - Akun Instagram Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga Presiden Prabowo Subianto dipenuhi komentar dari warganet Brasil yang mengritik proses evakuasi Juliana Marins, yang tewas setelah terperosok ketika mendaki Gunung Rinjani pada Sabtu (21/06) lalu.
Beberapa kritikan itu, antara lain: "Mengapa proses evakuasi Juliana berlangsung lambat?"
"Kenapa helikopter lama dikerahkan?" hingga pernyataan yang menyebut "Juliana meninggal bukan karena jatuh, tapi karena dibiarkan terlalu lama". Setelah jenazah Juliana ditemukan dan dievakuasi, pihak keluarga menyatakan akan mencari keadilan.
"Juliana pantas mendapatkan yang lebih! Sekarang kami akan mencari keadilan untuknya, karena memang itulah yang pantas ia dapatkan!", imbuh akun tersebut.
Berangkat dari rangkaian kritikan itu, BBC News Indonesia mewawancarai pendaki senior, kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, dan Badan SAR Nasional, untuk melihat proses evakuasi hingga tingkat kesulitan pendakian dari Gunung Rinjani.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Di Hadapan Prabowo, Airlangga: 2 Tahun Lagi Indonesia Lepas Landas ke Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Cak Imin Ingatkan Dampak Bencana Bisa Ciptakan Kemiskinan Baru
-
Memanas! Menteri KKP Angkat Bicara Atas Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029
-
IIMS 2026 Bertabur Brand Dunia, Toyota Rilis 3 Mobil Hybrid EV Baru
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Diterpa Angin Kencang, Ada Korban Luka
-
Residu Kimia Sempat Cemari Cisadane, Pengelola Pastikan Air Minum Aman
-
PDIP Klaim 100 Persen Warga Bisa Dapat BPJS Gratis, Ini Hitungannya
-
FOMO Sehat ala Gen Z, Mitos Obesitas, dan RS Tapi Homey
-
Tatjana Saphira Bicara Kemungkinan Cinlok dengan Fadi Alaydrus Gara-gara Series Baru
-
Sudah Akui Ressa Anaknya, Ini Alasan Denada Tetap Digugat Rp7 Miliar