Suara.com - Pemerintah Jepang hingga kini memilih tidak secara tegas mengecam serangan militer yang dilancarkan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026 lalu. Serangan yang memicu gelombang reaksi dari berbagai negara tersebut, berbeda dengan sejumlah sekutu Barat lainnya, Tokyo mengambil sikap yang lebih berhati-hati.
Pemerintah Jepang tidak mengeluarkan pernyataan kecaman langsung, melainkan menyerukan penahanan diri dan penyelesaian melalui jalur diplomatik. Jepang menegaskan bahwa stabilitas kawasan menjadi perhatian utama mereka. Fokus utama saat ini adalah melindungi kepentingan nasional serta memastikan keselamatan warga negara Jepang yang berada di kawasan terdampak.
Tentu Ada beberapa pertimbangan penting. Yakni pertama, Jepang memiliki hubungan strategis dengan Amerika Serikat sebagai sekutu utama, namun di sisi lain juga menjaga komunikasi diplomatik dengan Iran. Kedua, Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah, sehingga eskalasi konflik berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan ketahanan energinya.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
Berita Terkait
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama
-
Warga Lebanon Bongkar Niat Culas Israel di Balik Peresmian Desa Pecontohan 'Anti-Zionis'
-
Review Golden Kamuy: Konflik Berdarah Para Narapidana Kelas Kakap di Jepang
-
Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL