Suara.com - Pemerintah Jepang hingga kini memilih tidak secara tegas mengecam serangan militer yang dilancarkan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari 2026 lalu. Serangan yang memicu gelombang reaksi dari berbagai negara tersebut, berbeda dengan sejumlah sekutu Barat lainnya, Tokyo mengambil sikap yang lebih berhati-hati.
Pemerintah Jepang tidak mengeluarkan pernyataan kecaman langsung, melainkan menyerukan penahanan diri dan penyelesaian melalui jalur diplomatik. Jepang menegaskan bahwa stabilitas kawasan menjadi perhatian utama mereka. Fokus utama saat ini adalah melindungi kepentingan nasional serta memastikan keselamatan warga negara Jepang yang berada di kawasan terdampak.
Tentu Ada beberapa pertimbangan penting. Yakni pertama, Jepang memiliki hubungan strategis dengan Amerika Serikat sebagai sekutu utama, namun di sisi lain juga menjaga komunikasi diplomatik dengan Iran. Kedua, Jepang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah, sehingga eskalasi konflik berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan ketahanan energinya.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
Berita Terkait
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Kecam Serangan ke Iran dan BoP, Massa Gelar Aksi di Depan DPR RI
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
-
Iran Terharu Tapi Bingung, Banyak Warga China 'Maksa' Kirim Uang Buat Lawan Israel-AS
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
"Anakku Tak Bersalah" - Tangis Haru Ibunda Delpedro Pecah saat Vonis Bebas
-
Tolak Perang dan 'Mati Demi Israel', Veteran Marinir AS Diseret Keluar Ruang Kongres
-
"Tuhan Yesus Sayang Kamu, Takjil Gratis Picu Perdebatan Soal Toleransi
-
Pesan Mendalam Jusuf Kalla saat Tarawih: Pentingnya Mendamaikan Sesama
-
Raisa Gelar 'Love & Let Go' di JCC, Konser Paling Personal tentang Mencintai dan Melepaskan
-
Cegah Nyeri Otot dan Sendi, Ini Tips Tetap Bugar Selama Puasa
-
Tergiur Gaji Rp50 Juta, 3 Komika Justru Jadi Tumbal Pesugihan di Film Warung Pocong
-
Konten Satire Musdalifah Beli Takjil Jadi Sorotan, Diduga Sindir Istri Gubernur Kalimantan Timur
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia